
Tulungagung – Warga Desa Campur Darat, khususnya yang memiliki putra atau putrinya yang bersekolah di sekitar komplek Pasar Campur Darat, kini merasa lega karena suara mereka akhirnya terdengar. Masalah kepadatan lalu lintas di Jalan Campur Darat, terutama pada pagi hari saat mengantar anak-anak mereka ke MI Maddinul Ulum Campur Darat, telah menjadi perhatian utama bagi mereka.
Salah satu warga yang aktif dalam mengadvokasi perbaikan ini adalah Pak Muljoko, seorang pria berusia 60 tahun yang telah lama tinggal di Desa Gesikan. Ia merasa sangat terganggu oleh kondisi lalu lintas yang terlalu padat dan kurang teratur di sekitar sekolah tersebut. Namun, Pak Muljoko bukanlah tipe orang yang hanya mengeluh, ia juga memberikan solusi yang masuk akal.
“Dekat sekolah ini, kita membutuhkan rambu-rambu lalu lintas, seperti lampu tanda hati-hati dan penyebra-zebra cross. Sekolah adalah salah satu pusat keramaian yang memiliki jadwal antar dan jemput yang sama,” ujar Pak Muljoko.
Pak Muljoko juga mengungkapkan rasa kesusahannya saat menyeberang jalan untuk mengantar anaknya ke sekolah. Ia merasa bahwa kondisi saat ini dapat memperlambat waktu dan menimbulkan risiko bagi para pelajar yang harus menyeberang jalan dengan kendaraan yang lewat dengan cepat.
Namun, meskipun menghadapi tantangan ini, Pak Muljoko dan warga lainnya tetap optimis. Mereka berharap bahwa pemerintah dapat lebih memperhatikan kebutuhan masyarakat terkait lalu lintas di sekitar sekolah. Dengan adanya perbaikan infrastruktur dan rambu-rambu lalu lintas yang sesuai, mereka yakin bahwa kondisi lalu lintas di Jalan Campur Darat akan menjadi lebih aman dan teratur.
Pak Muljoko dan warga Desa Campur Darat berharap agar langkah-langkah konkrit dapat segera diambil untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan para pelajar serta orang tua yang mengantar mereka ke sekolah. Semoga harapan mereka segera terwujud, dan Desa Campur Darat dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam meningkatkan keselamatan lalu lintas di sekitar sekolah. Ini adalah langkah positif menuju masa depan yang lebih baik bagi pendidikan dan masyarakat Desa Campur Darat.

