Tukang Tambal Ban di Pamekasan Naik Haji Bersama Sang Istri, Nabung Selama 57 Tahun

53

PAMEKASAN, MADUTV – Mohamad Saeid (78) seorang kakek warga Dusun Ngaporan, Kelurahn Kowel, Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa timur, Rabu (22/5/2024), akhirnya bisa berangkat haji.

Kakek Saed yang kesehariannya menajadi tukang tambal ban di pinggir Jalan Raya Pasar Tradisional Blumbungan tahun inj bisa berangkat ke tanah suci, berkat menabung selama 57 tahun, sejak ia baru keluar dari sekolah dasar.

Kakek Saeid sejak awal memang bersama Hanimah (68) sang istri sudah keinginan untuk menunaikan rukun islam yang ke lima. Namu berkat ketekunan dan kesabarannya, ia berdua menabung dari hasil profisinya menjadi tukang tambal ban.

Kakek Saeid tukang tambal ban mengaku, menabung untuk mendaftar berangkat haji sejak tahun 1967, ia mulai mengumpula uang dari 5.000 rupiah hingga 25.000 rupiah setiap harinya.

“Saya daftar naik haji di tahun 2011 lalu dan alhamdulillah tahun ini saya berangkat ke tanah suci,” ucap Kakek Saeid, tukang tambal ban.

Menurutnya, uang yang dikumpulin setiap harinya itu tidak hanya hasil dari tambal ban melainkan juga hasil dari sang istri berjualan kopi di pasar Tradisional Blumbungan Pamekasan.

“Sebagian tabungan untuk daftar itu dari istri saya yang jualan kopi di pasar. Kadang istri nabung 10 ribu kadang 20 ribu setiap hari,” terang Kakek Saeid.

Sementara itu, Hanimah (68) istri dari Kakek Saeid mengaku dirinya sangat bersyukur setelah sekian puluh tahun menabung dan penantiannya untuk beenagkat ke tanah suci bisa terwujud tahun ini.

“Saya sangat bersyukur dan bahagia, mungkin ini berkat doa kami dan sekeluarga tahun ini bisa berangkat haji,” ucap Hanimah, istri tukang tamban.

Meski persiapan pemberangkatan haji tinggal menghitung hari, namun keduanya Kakek Saeid dan Hanimah kini masih beraktifitas seperti biasanya.

Sang kakek masih tetap menjadi tukang tambal ban, sedangkan Hanima istrinya masih berjualan kopi di Pasar Tradisional Blumbungan.

Namun keluarga kakek Saeid kini tengah mempersiapkan peralatan hingga perlengakapan yang akan di bawa ke tanah suci, mulai dari kain ihrom, dokumen eerta peralatan lainnya.

Kakek Saeid bersama istrinya Hanimah direncanakan akan berangkat pada 2 Juni 2024 mendatang, melalui embarkasi haji Sukolilo Surabaya Jawa timur.(riz)