spot_img
Trending
Senin, Oktober 12, 2026
Beranda EKONOMI Tim Lomba Debat Mahasiswa Uniska Raih Juara Nasional

Tim Lomba Debat Mahasiswa Uniska Raih Juara Nasional

16

KEDIRI, MADUTV NUSANTARA – Tim Lex Prakarsa !Fakultas Hukum Universitas Islam Kadiri (Uniska) Kediri meraih Juara I dalam lomba cabang debat tingkat nasional dalam ajang UNLEASH: UNESA 5 Debate & Essay Competition. Pada pertandingan final yang berlangsung secara daring melalui Zoom. Sabtu Kemarin tim Uniska Kediri mengungguli Tim 3 SKS dari Universitas Negeri Surabaya (UNESA) dengan perolehan 1.092 poin berbanding 1.079 poin.

Menurut Dekan Fakultas Fakultas Hukum Uniska Dr. Zainal Arifin, proses persiapan dan keikutsertaan tim mendapat bimbingan dari para dosen ahli yaitu Dr. Topan Yulia Pratama, S.H., M.H., Ahli Tata Negara, David Novan Setyawan, S.H., Ahli Hukum Perdata M.H., dan Dr. Siciliya Mardian Yoel, S.H., M.H., ahli hukum Pidana. “Fakultas seratus persen mendukung mulai persiapan hingga pelaksanaan, sebagai perwujudan Uniska Exelent and Quality”, ujar Dr. Zainal Arifin, alumni Filsafat UGM 1993 tersebut.

Sementara menurut Dhea Ananda ketua Badan Eksekutif Fakultas Hukum yang juga ketua tim Debat Fakultas Hukum Uniska mengatakan arahan para dosen, dan dukungan fakultas maupun universitas, serta fasilitas yang diberikan sangat membantu tim dalambmenghadapi kompetisi.

“Prestasi ini bukan semata-mata hasil kerja individu, melainkan hasil kolaborasi antara mahasiswa, dosen pembimbing, Fakultas Hukum, dan universitas,” ujar Dhea Ananda.

Menurut David pembimbing para mahasiswa, sebelum mereka bertanding, kita latih di ruangan dosen.

“Para dosen pembimbing menjadi lawan untuk mematahkan argumen tim mahasiswa,” ujar David.

Hal yang sama juga di katakan Dr. Topan Yulia Pratama Setelah meraih juara, Tim Lex Prakarsa berencana terus meningkatkan kemampuan riset, analisis hukum, dan berbicara di depan umum. Mereka harus bertekad untuk meningkatkan diri untuk mengikuti kompetisi debat, legal opinion, esai, maupun ajang akademik lain yang relevan dengan bidang hukum”, ujar Topan dosen ahli tata negara penuh semangat.

Topan menambahkan agar para mahasiswa tidak ragu mengambil kesempatan dan tidak menunggu merasa sempurna untuk mulai berkompetisi.

“Jangan takut untuk memulai, jangan menyerah dalam proses, dan jangan pernah meremehkan potensi diri sendiri. Sebab, prestasi yang belum pernah diperjuangkan tidak akan pernah kita ketahui hasilnya” ujar Topan .

Menurut salah satu anggota tim Zilula Ibrahim Almas, dan Hamdan Dzaki Mustofa, arahan para dosen, dukungan fakultas dan universitas, serta fasilitas yang diberikan membantu mereka menghadapi kompetisi dengan lebih siap.

“Kami memandang prestasi ini bukan semata-mata hasil kerja individu, melainkan hasil kolaborasi antara mahasiswa, dosen pembimbing, Fakultas Hukum, dan universitas,” ujar Zilullah.

Setelah meraih juara, Tim Lex Prakarsa berencana terus meningkatkan kemampuan riset, analisis hukum, dan berbicara di depan umum. Mereka juga membuka diri untuk mengikuti kompetisi debat, legal opinion, esai, maupun ajang akademik lain yang relevan dengan bidang hukum. (Ef)