Tarawih di Times Square di Tengah Suhu 4 Derajat Celsius

NEW YORK, MADU TV – Kawasan Times Square di New York kembali menjadi lokasi salat Tarawih perdana umat Islam di Kota New York. Salat kali ini di tengah musim dingin, namun tidak menyurutkan antusiasme sejumlah warga Indonesia yang turut salat di sana.

Gema adzan berkumandang di Times Square, New York, kawasan yang selalu padat dengan turis, untuk kembali menyelenggarakan salat Tarawih perdana menyambut Ramadan. Sejak pukul 6 sore, lokasi pusat Times Square didatangi ratusan umat Islam yang beribadah salat Maghrib, hingga salat Tarawih 11 rakaat. Di antaranya termasuk warga Indonesia yang untuk pertama kalinya merasakan salat di lokasi ini.

Seperti yang dirasakan oleh diaspora Indonesia di New York, Nia, mengungkapkan rasa ketidakpercayaannya atas terselenggaranya salat Tarawih di Times Square, New York.

“Ini merupakan pelaksanaan ketiga kali salat Tarawih dilakukan di Times Square, New York, dan bisa dikatakan dengan suhu terdingin, sampai dengan 4 derajat Celsius,” ujar Nia Anna, diaspora Indonesia di New York.

Tersedia bot-bot yang menyediakan Al-Qur’an yang dibagikan secara gratis untuk para turis, tujuannya untuk menaikkan awareness mengenai Islam di Amerika Serikat. Bagi penyelenggara ibadah di ruang terbuka ini diharapkan bisa menunjukkan wajah Islam yang damai dan terbuka dan melawan narasi Islamophobia yang sempat memuncak pasca serangan 11 September 2001.

“Pengorganisasi Tarawih” memaparkan, “Kami ingin melalui salat Tarawih di Times Square ini, kami dapat menunjukkan kepada dunia wajah Islam yang damai, terbuka, dan menerima, serta melawan segala bentuk intoleransi dan diskriminasi terhadap umat Islam.”

Ini menjadi momen penting dalam mempererat tali silaturahmi dan merayakan keragaman dalam semangat persaudaraan umat Islam di tengah kesibukan kota New York yang tak pernah tidur.