
JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) memulai rangkaian kunjungan kerja ke tiga negara di Asia Tenggara (ASEAN), yaitu Filipina, Vietnam, dan Brunei Darussalam, pada Selasa (9/1/2024). Kepala Negara dijadwalkan untuk melakukan serangkaian pertemuan dan diskusi terkait kerjasama bilateral dengan ketiga negara tersebut.
Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya penguatan hubungan diplomatik antara Indonesia dan negara-negara tetangga di kawasan. Dalam serangkaian kegiatan tersebut, Presiden Jokowi diharapkan akan membahas berbagai isu strategis, termasuk kerjasama ekonomi, keamanan regional, dan isu-isu global yang menjadi perhatian bersama.
Sebagai langkah awal, Presiden Jokowi dijadwalkan akan mengunjungi Filipina, diikuti oleh kunjungan ke Vietnam dan Brunei Darussalam. Rencananya, pertemuan dengan pemimpin negara-negara tersebut akan menjadi platform untuk mendiskusikan potensi kerjasama dan sinergi dalam berbagai sektor, meningkatkan kerjasama perdagangan, serta memperkuat kemitraan ASEAN.
Sementara itu, pernyataan dari Sekretariat Presiden mengindikasikan bahwa kunjungan ini bertujuan untuk memperkuat posisi Indonesia dalam kerangka kerja ASEAN serta mendukung upaya mencapai stabilitas dan perdamaian di kawasan Asia Tenggara.
Selama kunjungan, diharapkan Presiden Jokowi dapat menjalin dialog konstruktif dengan pemimpin negara-negara tujuan, membuka peluang kerjasama yang saling menguntungkan, dan meningkatkan peran Indonesia dalam memajukan agenda-agenda regional. Sambutan hangat dari pihak tuan rumah diharapkan dapat menciptakan atmosfer yang kondusif untuk memperdalam kerjasama bilateral antara Indonesia dan negara-negara mitra ASEAN.







