spot_img
Trending
Selasa, September 15, 2026
Beranda BERITA UTAMA Polisi Gagalkan Percobaan Pencurian Toko Audio di Leces, Satu Terduga Pelaku Diamankan...

Polisi Gagalkan Percobaan Pencurian Toko Audio di Leces, Satu Terduga Pelaku Diamankan Warga

17

PROBOLINGGO, MADUTV — Percobaan pencurian dengan pemberatan terjadi di Toko Audio SPL, Desa Kerpangan, Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo, Senin, (14/9/2026) dini hari. Polisi bergerak cepat setelah menerima laporan adanya aktivitas mencurigakan di toko tersebut.

Peristiwa itu diketahui sekitar pukul 01.00 WIB. Pemilik toko bersama warga yang mendapati aktivitas mencurigakan kemudian melakukan pengecekan. Mereka mendengar suara dari bagian atas plafon yang diduga berasal dari terduga pelaku.

Petugas Polsek Leces bersama Satreskrim Polres Probolinggo dan Pamapta segera mendatangi lokasi. Saat polisi tiba, salah satu terduga pelaku telah diamankan warga. Terduga pelaku kemudian dievakuasi ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.

Petugas gabungan yang dipimpin Kasat Reskrim Polres Probolinggo selanjutnya melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan sejumlah barang bukti, serta memeriksa saksi-saksi untuk mengungkap rangkaian kejadian.

Sejumlah barang bukti turut diamankan, termasuk alat yang diduga digunakan dalam percobaan pencurian dan beberapa barang milik toko yang diduga berkaitan dengan tindak pidana tersebut.

Kapolres Probolinggo AKBP Asmida Rizki Siregar melalui Kasat Reskrim Polres Probolinggo AKP I Made Kembar Mertadana mengatakan polisi langsung melakukan penanganan setelah memperoleh informasi dari masyarakat.

“Begitu menerima informasi, personel segera mendatangi lokasi untuk melakukan pengamanan, penanganan TKP, serta mengamankan barang bukti dan meminta keterangan para saksi,” ujar I Made.

Menurut dia, polisi masih melakukan penyelidikan dan pengembangan untuk memastikan rangkaian kejadian serta mendalami kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat.

“Kami masih melakukan pendalaman secara menyeluruh dengan mengedepankan ketelitian dalam mengungkap fakta berdasarkan keterangan saksi, barang bukti dan hasil olah TKP,” katanya.

Polisi juga mengimbau masyarakat segera melapor apabila menemukan aktivitas yang mencurigakan. Informasi dari warga dinilai penting untuk membantu kepolisian menjaga keamanan sekaligus mengungkap dugaan tindak pidana.

“Hingga saat ini, petugas masih melakukan penyelidikan dan pengembangan terhadap kejadian tersebut. Perkembangan lebih lanjut akan disampaikan setelah proses penyelidikan dan pendalaman dilakukan,” ujar I Made. (Gus)