
MADIUN, MADUTV – Upaya membangun karakter, kepercayaan diri, kesehatan mental, serta kreativitas generasi muda terus dilakukan melalui berbagai kegiatan edukatif. Salah satunya melalui kegiatan “Berani Bersuara, Aman Berkarya” yang digelar Rotary Club of Madiun Central di Sentani Garden, Jalan Durian, Kelurahan Kejuron, Kecamatan Taman, Kota Madiun.(14/09/2026).
Kegiatan tersebut mengundang pelajar tingkat SMP dan SMA. Turut hadir Kepala Dinas Pendidikan Kota Madiun, Lismawati, yang memberikan perhatian terhadap berbagai persoalan yang dihadapi pelajar, termasuk pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman.
Dalam kegiatan tersebut, Lismawati turut menegaskan pentingnya mencegah tindakan bullying atau perundungan di lingkungan pendidikan. Menurutnya, Kota Madiun terus berupaya menciptakan lingkungan pendidikan yang aman bagi seluruh peserta didik.
Lismawati menegaskan, di Kota Madiun tidak ada bullying. Pernyataan tersebut disampaikan sebagai bagian dari komitmen untuk mewujudkan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman dan mendukung perkembangan karakter peserta didik.
Menurutnya, upaya menciptakan lingkungan yang bebas dari perundungan membutuhkan keterlibatan semua pihak, mulai dari sekolah, guru, orang tua hingga para pelajar sendiri. Setiap siswa diharapkan mampu saling menghargai dan tidak melakukan tindakan yang dapat merugikan maupun menyakiti teman.
Edukasi mengenai bullying juga dinilai penting agar para pelajar dapat memahami batasan dalam berinteraksi dengan sesama. Candaan yang dianggap biasa oleh seseorang, misalnya, dapat berdampak berbeda bagi orang lain apabila dilakukan secara berlebihan atau merendahkan.
Karena itu, para pelajar didorong untuk membangun komunikasi yang sehat dan saling memberikan dukungan. Mereka juga diharapkan berani menyampaikan apabila mengalami maupun mengetahui tindakan yang mengarah pada perundungan.
Semangat tersebut sejalan dengan tema “Berani Bersuara, Aman Berkarya” yang diusung Rotary Club of Madiun Central. Pelajar tidak hanya diajak berani menyampaikan pendapat, tetapi juga memahami pentingnya menciptakan ruang yang aman bagi diri sendiri maupun orang lain.
Selain persoalan bullying, kegiatan ini juga menjadi ruang edukasi terkait kesehatan mental dan pengembangan kepercayaan diri. Para pelajar diberikan kesempatan untuk mengenali potensi diri, mengembangkan kreativitas, serta berani menyampaikan ide dan gagasan secara positif.
Di tengah perkembangan teknologi digital, para pelajar juga didorong untuk menggunakan media sosial dan teknologi secara bijak. Dunia digital dapat menjadi ruang bagi generasi muda untuk belajar, berekspresi dan menghasilkan karya, namun tetap harus disertai tanggung jawab.
Melalui kegiatan ini, Rotary Club of Madiun Central berharap para peserta dapat menjadi generasi yang berani bersuara ketika menghadapi persoalan, mampu menghargai orang lain, serta menggunakan kreativitasnya untuk menghasilkan karya yang positif.
Kolaborasi antara organisasi, dunia pendidikan dan pelajar diharapkan dapat terus diperkuat untuk menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang generasi muda.
Dengan semangat “Berani Bersuara, Aman Berkarya”, para pelajar diharapkan tidak hanya memiliki keberanian untuk tampil dan berkarya, tetapi juga memiliki karakter kuat, kepedulian terhadap sesama, serta mampu memberikan dampak positif bagi lingkungan. (Rie)




