Pilu, Warga Gaza Sholat Tarawih Pertama di Reruntuhan Masjid Yang Dibom Israel

GAZA, MADU TV – Menyambut Ramadhan 1445 H, warga Gaza, Palestina, menggelar salat tarawih pertama di sekitar reruntuhan Masjid Farouk, Rafah, Gaza Selatan, yang hancur akibat serangan Israel.

Pada Selasa (12/3/2024), para jemaah terlihat salat di atas sajadah yang mereka letakkan di atas tanah. Mereka terpaksa salat menggunakan jaket karena harus melaksanakan ibadah di ruang terbuka saat malam hari di tengah musim dingin.

Selain itu, di Deir al-Balah, Gaza Tengah, warga juga menggelar salat di dekat tenda-tenda pengungsian. Mereka salat di lapangan terbuka tanpa atap dan pencahayaan yang memadai.

Beberapa warga juga memilih untuk salat di masjid yang masih berdiri. Terlihat beberapa di antara mereka menangis saat melaksanakan ibadah. Serangan Israel terus berlanjut dan daftar warga sipil yang terbunuh semakin bertambah dari hari ke hari. Tidak ada indikasi bahwa serangan akan berhenti selama bulan suci Ramadan.

Salah satu pedagang di Pasar Deir al-Balah, Atia Harb, menceritakan betapa menyedihkannya Ramadan tahun ini. Harb telah mengungsi bersama keluarganya yang berjumlah 11 orang dari Sheikh Redwan di Gaza Utara.

Jabr Mushtaha, yang dulunya adalah pembuat manisan di Gaza, juga menggambarkan betapa suramnya Ramadan kali ini. Dia mengatakan bahwa tokonya sudah hancur dan dia terpaksa mengungsi.

Keberanian dan ketabahan warga Gaza dalam menjalankan ibadah di tengah reruntuhan dan kekacauan yang disebabkan oleh serangan Israel menggambarkan semangat keagamaan yang teguh meskipun situasi sulit yang mereka hadapi.