spot_img
Kamis, April 30, 2026
Beranda Probolinggo Oka Resmi di Lantik Ketua DPRD Kabupaten Probolinggo

Oka Resmi di Lantik Ketua DPRD Kabupaten Probolinggo

293

PROBOLINGGO, MADUTV – Pucuk Pimpinan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Probolinggo bersama Wakil pimpinan yang lainnya resmi dilantik. Ke empat  memulai masa jabatan barunya.

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) terbaru Kabupaten Probolinggo, Oka Mahendra Jati Kusuma dari Partai Golkar sekaligus pemenang hasil suara di Pileg DPRD Kabupaten Probolinggo.

Setelah pengucapan sumpah dan janji, Oka Mahendra Jati Kusuma, mengatakan menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi dalam menjalankan tugas-tugas legislatif selama lima tahun mendatang.

“Pelantikan ini menjadi tonggak penting bagi kami untuk memulai berbagai agenda dan kegiatan di DPRD. Salah satu prioritas yang segera kita tetapkan adalah menyusun khatib atau pedoman kerja DPRD, yang menjadi dasar bagi kita untuk menjalankan berbagai tugas legislasi, anggaran, dan pengawasan,” ujar Oka Mahendra.

Ia juga menyoroti pentingnya pembentukan alat kelengkapan dewan, termasuk komisi-komisi dan badan-badan yang akan berperan dalam pembahasan Peraturan Daerah (Perda) serta pengelolaan anggaran.

“Setelah alat kelengkapan dewan terbentuk, kita bisa mulai bekerja secara efektif, mulai dari membahas rancangan Perda hingga menyusun anggaran,” tambahnya.

Sehubungan dengan agenda Pilkada yang semakin dekat, Oka Mahendra mengingatkan seluruh partai politik untuk menjaga suasana kondusif selama proses pemilihan. Ia menegaskan bahwa meski setiap partai memiliki pilihan politik masing-masing, yang terpenting adalah menjaga agar Pilkada berlangsung aman dan damai.

“Perbedaan pilihan itu biasa, namun yang lebih penting adalah bagaimana kita menjaga agar Pilkada ini berjalan tertib, aman, dan lancar. Tidak ada yang lebih utama daripada kepentingan masyarakat Kabupaten Probolinggo,” ujar Oka.

Dalam kesempatan tersebut, Oka juga menyampaikan bahwa DPRD Kabupaten Probolinggo masih memiliki beberapa Perda inisiatif yang belum selesai pembahasannya. Tiga Perda yang menjadi prioritas adalah Perda tentang Disabilitas, Perda tentang Masyarakat Adat, serta Perda terkait Ketenagakerjaan.

Kami akan segera mengkaji ulang Perda-Perda tersebut setelah pembentukan alat kelengkapan dewan. Kami akan melihat apakah Perda-perda ini masih relevan untuk dilanjutkan dan diselesaikan dalam sisa waktu yang ada.

Dengan terbentuknya kepemimpinan baru dan penyusunan agenda yang jelas, diharapkan DPRD Kabupaten Probolinggo dapat bekerja lebih produktif dan menghadirkan kebijakan-kebijakan yang berpihak kepada masyarakat. Tantangan ke depan tidak hanya terkait dengan penyelesaian Perda, namun juga memastikan agar pemerintahan berjalan dengan transparan, akuntabel, dan sesuai dengan aspirasi rakyat.(Gus)