
Bangkalan – Sebuah kejadian tragis mengguncang warga Bangkalan, Jawa Timur, setelah mayat seorang siswa SMK Pelayaran ditemukan di sebuah kali di Bilaporah, Bangkalan, Sabtu kemarin. Mayat tanpa identitas tersebut akhirnya teridentifikasi sebagai Muhammad Hifni, siswa SMK Pelayaran.
Mayat yang ditemukan dalam kondisi tengkurap tersebut mengundang kekagetan di kalangan guru dan siswa SMK Pelayaran Bangkalan. Identifikasi korban dilakukan oleh pihak kepolisian bekerja sama dengan pihak sekolah, setelah melakukan penelitian terhadap ciri-ciri yang dimiliki oleh korban.
Rusdi, Kepala Sekolah SMK Pelayaran Bangkalan, menyatakan bahwa korban teridentifikasi berdasarkan atribut sekolah yang dikenakannya. “Kami melakukan penelitian terhadap ciri-ciri korban, dan ternyata ia adalah salah satu siswa SMK Pelayaran di Bangkalan. Kami sangat terpukul dengan kejadian ini,” ujar Rusdi dengan suara terdengar sedih.
Mayat tersebut dievakuasi oleh petugas TNI dan Polri untuk kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bangkalan guna dilakukan otopsi. Meskipun awalnya ditemukan tanpa identitas, kini pihak berwenang berusaha mengungkap penyebab kematian korban.
Dugaan sementara menyebutkan bahwa Muhammad Hifni meninggal akibat tindak pidana pembunuhan yang melibatkan teman sekelasnya di SMK Pelayaran Bangkalan. Kejadian ini menambah daftar hitam kekerasan di lingkungan pendidikan, mengguncang ketenangan sekolah dan warga sekitar.
Pihak kepolisian sedang mendalami kasus ini dan akan melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap motif serta identitas pelaku pembunuhan. Dalam kondisi yang amat mengejutkan ini, masyarakat dan pihak sekolah berharap agar keadilan segera ditegakkan dan pelaku dapat dihadirkan di hadapan hukum.







