spot_img
Trending
Rabu, Juli 15, 2026
Beranda PENDIDIKAN Lelang Seragam Gratis 5,64 Milliar Rupiah SD-SMP Belum Berjalan, Pelajar Kota Kediri...

Lelang Seragam Gratis 5,64 Milliar Rupiah SD-SMP Belum Berjalan, Pelajar Kota Kediri diminta Tak Beli Seragam Dulu

4

MADUTV, KEDIRI – Walimurid ataupun Orang tua para pelajar SD-SMP Kota Kediri diminta untuk tidak membeli seragam anaknya untuk sekolah. Dinas Pendidikan Kota Kediri menyarankan semua lembaga SD-SMP MI MTS untuk tidak memaksakan pelajar harus berseragam Nasional ataupun Pramuka serta Seragam Olahraga dalam mengikuti Kegiatan Belajar Mengajar Tahun Ajaran Baru 2026-2027.

Dinas Pendidikan Kota Kediri masih bersiap melaksanakan lelang pengadaan seragam sekolah gratis bagi siswa asal Kota Kediri jenjang Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan Sekolah Luar Biasa (SLB),MI, MTS baik negeri maupun swasta, untuk Tahun Ajaran 2026/2027.

A.Warjiantono, Kabid Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Kota Kediri menyampaikan sejauh ini untuk Proses pengadaan Lelang Seragam itu masih akan dilakukan melalui E Katalog namun saat ini belum ada pembukaan lelang dari Total pagu anggaran yang disiapkan Rp5 Milliar sekian

“Pastinya nilainya saya belum tahu ya dikisaran lima milliar sekian untuk Kain Seragam Nasional, Pramuka dan Seragam Olahraga yang sudah jadi,”urainya

Berdasarkan rencana pengadaan, alokasi anggaran untuk jenjang SD dan SLB sebesar Rp2 Miliaran, sedangkan jenjang SMP mencapai Rp3 milliaran sekian

“Program ini akan menjangkau seluruh satuan pendidikan di bawah naungan Dinas Pendidikan Kota Kediri,”ungkapnya.

Rincian untuk jenjang SD terdapat 148 sekolah, terdiri dari 111 SD Negeri dan 37 SD Swasta.

Sementara jenjang SMP berjumlah 37 sekolah, terdiri dari 9 SMP Negeri dan 28 SMP Swasta.

“Pengadaan juga mencakup peserta didik di jenjang SLB sesuai data penerima yang ditetapkan Dinas Pendidikan,”tambah Anton.

Selain itu, proses lelang dijadwalkan mulai pada akhir Juli 2026 dan ditargetkan selesai pada akhir Agustus 2026.

“Dengan selesainya proses pengadaan sesuai jadwal, penyedia pemenang lelang diharapkan dapat segera memproduksi dan mendistribusikan seragam kepada para siswa penerima,”tandasnya.

Anton memastikan Dinas Pendidikan Kota Kediri akan melaksanakan seluruh tahapan pengadaan sesuai ketentuan pengadaan barang dan jasa pemerintah dengan mengedepankan prinsip transparansi, akuntabilitas, efisiensi, serta persaingan usaha yang sehat.

Sementara itu, di warung kopi sudut Jalan Semeru, Kota Kediri, keluhan itu terasa nyata. Tahun ajaran baru selalu datang bersama dua rasa: bangga melihat anak naik kelas, dan cemas menatap harga seragam yang kian mencekik kantong.

Kecemasan itu ditangkap Supriyo, Dewan Pengawas Saroja. Ia mengaku kebanjiran aduan dari warga kelas bawah yang kebingungan mencari biaya perlengkapan sekolah.

“Masyarakat kita sedang menjerit, bingung bagaimana membiayai seragam. Lucunya, banyak yang mengadu ke Saroja. Padahal, yang memegang kendali APBD itu Wali Kota, bukan kami,” ujar Supriyo, Selasa (14/7/2026).

Supriyo menyayangkan kondisi ini terjadi di kota yang kerap disebut sejahtera. Menurutnya, anggaran Pemkot Kediri lebih dari cukup untuk menggratiskan seragam. Ia bahkan mendesak Wali Kota mengambil diskresi, misalnya menggandeng BPR Kota Kediri untuk kredit lunak atau dana hibah.

Saroja disebut sudah melayangkan surat resmi ke DPRD Kota Kediri lima hari lalu untuk memfasilitasi keluhan ini. Namun hingga kini belum ada respons memuaskan.

Sekedar diketahui data yang diperoleh redaksi total anggaran dibagi untuk dua jenjang. Untuk SD disiapkan pagu Rp2.042.466.000. Sementara SMP mendapat alokasi lebih besar, yakni Rp3.639.458.000. Program ini menyasar sekitar 4.000 siswa SD dan 6.000 siswa SMP negeri maupun swasta di Kota Kediri.

Hanya 3 Jenis Seragam, Dibagikan Pertengahan September
Tahun ini, Dinas Pendidikan hanya membagikan tiga jenis seragam utama: seragam nasional merah-putih untuk SD dan biru-putih untuk SMP, seragam Pramuka, serta seragam olahraga. Tidak ada seragam khas daerah atau batik seperti tahun-tahun sebelumnya.

Namun, wali murid harus sedikit bersabar. Seragam baru akan dibagikan serentak pertengahan September 2026. (Ef)