
TULUNGAGUNG, JAWA TIMUR – Klenteng Tjoe Tik Kiong di Tulungagung terus berbenah menyambut perayaan Tahun Baru Imlek. Dalam rangka persiapan menyongsong tahun Naga Kayu, pengurus klenteng giat melakukan pembenahan di sekitar lingkungan klenteng.
Pekerja klenteng mulai melakukan pengecatan ulang, mulai dari atap hingga pagar klenteng. Proses pengecatan juga melibatkan pembersihan dan perawatan pada ornamen serta patung yang menghiasi interior klenteng.
Menjelang pelaksanaan Imlek, Klenteng Tjoe Tik Kiong di Kabupaten Tulungagung menunjukkan komitmennya dalam menjaga kebersihan dan keindahan klenteng. Seluruh proses pengecatan dilakukan dengan cermat, memastikan bahwa klenteng siap menyambut kedatangan Tahun Baru Imlek dengan kondisi yang prima.
Para pekerja klenteng juga melakukan pembersihan altar, patung, serta ornamen lainnya di dalam klenteng. Setelah proses pengecatan selesai, klenteng akan dipercantik dengan pemasangan ornamen baru dan lampion di sekitarnya.
Dalam sistem penanggalan Tionghoa, tahun depan akan menjadi Tahun Naga Kayu. Klenteng Tjoe Tik Kiong mempersiapkan diri untuk menyambut perayaan Imlek dengan ritual khusus, seperti mengayak abu dupa dan mengganti baju dewa dengan yang baru. Selain itu, juga akan dilaksanakan sembahyang bersama untuk menyambut Tahun Baru Imlek.
Tjio Jing Jing, bioma klenteng Tjoe Tik Kiong, mengungkapkan bahwa klenteng yang terletak di Kelurahan Kampung Dalem, Kabupaten Tulungagung, telah berdiri sejak tahun 1865 dan kini telah berusia 158 tahun. Keberlanjutan tradisi persiapan Imlek ini menunjukkan komitmen klenteng dalam merawat warisan budaya dan keagamaan.




