Kemendag Musnahkan Produk Impor Ilegal Senilai Rp 9,3 Miliar

BOGOR, MADU TV — Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan bersama Direktorat Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga (PKTN) melaksanakan pemusnahan barang-barang impor yang tidak sesuai ketentuan atau ilegal senilai Rp9,3 miliar di Pergudangan Kawasan Citeureup, Bogor, Jawa Barat. Pada Kamis, 28 Maret 2024.

Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan menjelaskan bahwa barang-barang sitaan ini merupakan hasil pengawasan post-border oleh Balai Pengawasan Tertib Niaga Bekasi periode Januari-Februari 2024, yang tidak memenuhi standar dan aturan pemerintah dengan total senilai Rp9,3 miliar.

Pemusnahan tersebut dilakukan dengan tujuan melindungi konsumen dari produk-produk yang tidak memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI). Selain itu, barang-barang impor yang tidak sesuai aturan tersebut dinilai dapat mengganggu industri dalam negeri.

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan menjelaskan bahwa terdapat 11 jenis produk yang disita oleh Balai Pengawasan Tertib Niaga Bekasi, antara lain elektronik (Thailand), bubuk cabai dan pasta cabai (China), bubuk cokelat (Malaysia), kecap (Singapura), saus sambal (Thailand), cokelat cair (Malaysia), produk kehutanan (Jepang), produk tertentu elektronik (China), modul fotovoltaik silikon kristalin atau solar panel (China), konsentrat jus apel (India dan China), serta kaca lembaran (China).

Pemusnahan barang impor tidak sesuai aturan tersebut merupakan tindak lanjut dari Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 51 Tahun 2020 tentang Pemeriksaan dan Pengawasan Tata Niaga Impor setelah melewati kawasan pabean.