spot_img
Trending
Minggu, Oktober 25, 2026
Beranda EKONOMI Finfest 2026 di Balai Kota Kediri, Mbak Wali Dorong Kreativitas Jadi Nilai...

Finfest 2026 di Balai Kota Kediri, Mbak Wali Dorong Kreativitas Jadi Nilai Ekonomi Digital

8

KEDIRI, MADUTV – Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati membuka Kediri Financial Festival (Finfest) 2026 di area Balai Kota Kediri, Sabtu (24/10/2026).

Pembukaan dilakukan bersama Kepala OJK Kediri Ismirani Saputri, Kepala Kantor Perwakilan LPS II Surabaya Bambang S. Hidayat, dan Wakil Ketua FKIJK Komisariat Kediri Abiwodo.

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 24–25 Oktober 2026 ini menjadi ruang kolaborasi antara industri jasa keuangan, pemerintah daerah, pelaku UMKM, sektor ekonomi kreatif, dan masyarakat untuk membuka akses keuangan dan peluang usaha guna mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Finfest 2026 yang telah memasuki tahun kelima sejak 2022 ini mengusung tema “Transforming Creativity into Digital Economic Value”. Tema tersebut dipilih untuk menjawab tantangan pelaku usaha kreatif di era digital, di mana ide kreatif perlu didukung dengan pengelolaan keuangan, akses permodalan yang aman, serta legalitas usaha yang berkelanjutan.

Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati menyampaikan, di era digital ide kreatif bukan sekadar hobi, melainkan aset berharga yang bisa menjadi bisnis digital berskala luas. Melalui Finfest, pelaku usaha diharapkan tidak hanya menghasilkan karya bernilai ekonomi, tetapi juga meningkatkan literasi keuangan dan mengoptimalkan akses terhadap layanan keuangan resmi mulai dari perbankan digital, investasi, hingga perlindungan usaha.

Menurutnya, Finfest diharapkan menjadi ruang edukasi dan inspirasi bagi pelajar, pelaku usaha, hingga komunitas agar semakin cerdas mengelola keuangan, serta dapat mengakses layanan keuangan secara langsung seperti membuka rekening tabungan, memperoleh pembiayaan, dan berinvestasi secara aman.

Sementara itu, Kepala OJK Kediri Ismirani Saputri menjelaskan, Finfest merupakan sinergi strategis antara Pemkot Kediri, OJK, dan lembaga jasa keuangan yang tergabung dalam TPAKD Kota Kediri. Pada tahun sebelumnya, transaksi selama dua hari pameran tercatat mencapai Rp5,7 miliar, yang menunjukkan potensi besar Finfest dalam mempertemukan masyarakat dengan produk jasa keuangan.

Ismirani menambahkan, berdasarkan SNLIK 2026 tingkat inklusi keuangan telah mencapai 93,61 persen. Pemerintah sendiri menargetkan inklusi keuangan sebesar 93 persen pada 2029 dan 98 persen pada 2045. Bulan Inklusi Keuangan setiap Oktober menjadi momentum untuk memperluas akses dan pemahaman keuangan masyarakat.

Untuk mendukung tujuan tersebut, Finfest 2026 menghadirkan 32 stan lembaga jasa keuangan dari sektor perbankan, pasar modal, asuransi, pembiayaan, dan penjaminan, serta 70 UMKM binaan lembaga jasa keuangan dan perangkat daerah. Berbagai kegiatan juga digelar, mulai dari pemilihan Duta Literasi OJK Kediri 2026, edukasi keuangan, lomba video edukasi, stocklab competition, lomba stan interaktif, lomba band lembaga jasa keuangan, lomba konten Instagram, hingga best costume.

Dalam kesempatan tersebut, Ismirani juga menyampaikan selamat kepada Pemkot Kediri sebagai penerima nominasi TPAKD Terbaik tingkat kota wilayah Jawa dan Bali.

Kegiatan Finfest 2026 yang ditutup dengan penampilan Pongki Barata dan penobatan Duta Literasi OJK Kediri 2026 ini turut dihadiri Wakil Wali Kota Kediri Qowimuddin, perwakilan Forkopimda, Kepala KPwBI Kediri Yayat Cadarajat, Kepala Wilayah BEI Jatim Cita Mellisa, serta jajaran OPD, BUMD, dan pimpinan lembaga jasa keuangan se-Kota Kediri. (Efendi)