spot_img
Trending
Sabtu, Oktober 24, 2026
Beranda BERITA UTAMA KAI Daop 7 Madiun Ajak Insan Media Jelajahi Transportasi Modern dari Jakarta...

KAI Daop 7 Madiun Ajak Insan Media Jelajahi Transportasi Modern dari Jakarta hingga Bandung

21
Foto : Para insan Media Madiun berkesempatan mencoba LRT dan Kereta Cepat Whoosh.

JAKARTA, MADUTV – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mengajak insan media mengikuti kegiatan Media Journey untuk mengenal lebih dekat perkembangan transportasi publik modern di Indonesia.

Dalam kegiatan ini, rombongan menjelajahi layanan Lintas Raya Terpadu (LRT) Jabodebek di Jakarta dan Kereta Cepat Whoosh menuju Bandung, sekaligus melihat pentingnya integrasi antarmoda dalam mendukung mobilitas masyarakat.

Perjalanan diawali dengan menggunakan LRT Jabodebek, salah satu moda transportasi perkotaan yang hadir untuk mendukung mobilitas masyarakat di tengah padatnya aktivitas ibu kota.

Melalui perjalanan tersebut, para jurnalis berkesempatan merasakan langsung fasilitas, sistem pelayanan, serta teknologi yang diterapkan dalam operasional transportasi berbasis rel.

Salah satu hal yang menarik perhatian rombongan adalah sistem pembayaran nontunai menggunakan kartu uang elektronik. Dengan sistem ini, penumpang dapat mengakses layanan melalui gerbang elektronik dengan menempelkan kartu saat masuk dan keluar stasiun sesuai ketentuan yang berlaku.

Selain kemudahan akses, LRT Jabodebek juga menerapkan sistem pengoperasian kereta secara otomatis tanpa masinis di dalam kabin. Pengoperasian tersebut didukung sistem kendali terpusat serta perangkat keselamatan yang dirancang untuk menunjang perjalanan kereta secara teratur dan terkendali.

Dalam kesempatan tersebut, rombongan juga memperoleh informasi mengenai pengembangan layanan dan teknologi LRT Jabodebek dari Manager Public Relations LRT Jabodebek, Raditya Mardika.

Kegiatan ini memberikan pengalaman langsung kepada insan media untuk memahami bagaimana teknologi berperan dalam meningkatkan layanan transportasi publik, khususnya di kawasan perkotaan.

Menjelajahi Kereta Cepat Whoosh Menuju Bandung

Setelah menjelajahi layanan transportasi perkotaan di Jakarta, perjalanan dilanjutkan menuju Bandung menggunakan Kereta Cepat Whoosh.

Rombongan berangkat dari Stasiun Halim menuju Stasiun Padalarang dengan waktu perjalanan sekitar 37 menit. Kereta cepat ini menjadi salah satu wujud perkembangan teknologi transportasi berbasis rel di Indonesia yang menawarkan perjalanan antarkota dengan waktu tempuh relatif singkat.

Selama perjalanan, para insan media dapat merasakan secara langsung kenyamanan dan fasilitas modern yang tersedia di dalam kereta. Pengalaman tersebut sekaligus memberikan gambaran mengenai perkembangan layanan transportasi yang semakin mengutamakan efisiensi waktu dan kenyamanan penumpang.

Kehadiran Whoosh juga memiliki arti penting dalam memperkuat konektivitas antara Jakarta dan Bandung. Selain mendukung mobilitas masyarakat, konektivitas tersebut berpotensi mendorong aktivitas ekonomi, pariwisata, serta pertumbuhan berbagai sektor usaha di kawasan yang terhubung.

Manager Corporate Communication PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC), Emir Monti, menjadi salah satu narasumber dalam kegiatan tersebut untuk memberikan informasi mengenai layanan dan perkembangan kereta cepat Whoosh.

Mengenal Sejarah Perkeretaapian di Kantor Pusat KAI

Setibanya di Bandung, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan kunjungan ke kantor pusat PT Kereta Api Indonesia (Persero).

Baca juga : https://madu.tv/main-di-kandang-persik-kediri-tumbangkan-pss-sleman/

Dalam kunjungan tersebut, rombongan diajak melihat bunker bawah tanah peninggalan masa kolonial Belanda yang menjadi bagian dari jejak sejarah perkeretaapian di Indonesia.

Keberadaan bangunan bersejarah tersebut memberikan perspektif berbeda bagi para jurnalis. Jika sebelumnya rombongan melihat perkembangan teknologi transportasi modern melalui LRT dan kereta cepat, kunjungan ini mengajak peserta menelusuri sisi historis perjalanan panjang perkeretaapian nasional.

Kegiatan tersebut menjadi kesempatan untuk mengenal lebih dekat bagaimana dunia perkeretaapian berkembang dari masa ke masa, mulai dari peninggalan sejarah hingga hadirnya berbagai inovasi transportasi modern.

Perkuat Wawasan Media tentang Transportasi Terintegrasi

Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, turut memberikan penjelasan mengenai kegiatan Media Journey yang diselenggarakan bagi insan media.

Melalui kegiatan ini, KAI Daop 7 Madiun memberikan kesempatan kepada para jurnalis untuk memperoleh pengalaman langsung mengenai perkembangan layanan transportasi berbasis rel, sekaligus memahami peran transportasi publik dalam mendukung kebutuhan masyarakat.

Kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk memperluas wawasan media mengenai inovasi layanan, pemanfaatan teknologi, serta pentingnya konektivitas antarmoda dalam menciptakan perjalanan yang lebih mudah dan efisien.

Integrasi transportasi menjadi salah satu aspek penting dalam pengembangan sistem mobilitas modern. Ketersediaan akses menuju stasiun, kemudahan informasi perjalanan, sistem pembayaran, dan pilihan transportasi lanjutan dapat membantu masyarakat merencanakan perjalanan dengan lebih baik.

Melalui pengalaman menggunakan LRT Jabodebek dan Kereta Cepat Whoosh, para insan media dapat melihat secara langsung karakteristik masing-masing moda transportasi serta perannya dalam mendukung mobilitas masyarakat.

Rangkaian kegiatan yang dilanjutkan dengan kunjungan ke kantor pusat KAI di Bandung juga memperlihatkan bahwa perkembangan perkeretaapian tidak hanya berkaitan dengan teknologi, tetapi turut mencakup aspek pelayanan, konektivitas, dan pelestarian sejarah.

KAI Daop 7 Madiun berharap kegiatan ini dapat menambah wawasan insan media sekaligus memperkaya informasi yang disampaikan kepada masyarakat mengenai perkembangan transportasi publik di Indonesia.

Dari Jakarta hingga Bandung, perjalanan tersebut menjadi gambaran transformasi transportasi berbasis rel yang terus berkembang.

Transportasi publik kini tidak sekadar menjadi sarana berpindah dari satu tempat ke tempat lain, tetapi juga memiliki peran penting dalam menghubungkan masyarakat, meningkatkan produktivitas, serta membuka peluang pertumbuhan ekonomi dan pariwisata di berbagai daerah. (Rie)