
PROBOLINGGO, MADUTV NUSANTARA — Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kabupaten Probolinggo menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) dan layanan kesehatan gratis dalam rangka memperingati Hari Tani Nasional 2026. Kegiatan yang berlangsung di sebelah timur Gelora Merdeka Kraksaan, Minggu, 27 September 2026, itu dihadiri Bupati Probolinggo Mohammad Harris atau Gus Haris.
Dalam gerakan pangan murah tersebut, HKTI Probolinggo menyediakan sejumlah kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
Ketua DPC HKTI Kabupaten Probolinggo Agus Salehuddin mengatakan kegiatan itu merupakan bagian dari dukungan terhadap program ketahanan pangan sekaligus membantu pemerintah menjaga keterjangkauan kebutuhan pokok masyarakat.
“Agenda kita adalah memperkuat program ketahanan nasional dan membantu pemerintah dalam distribusi kebutuhan pokok dengan harga murah,” kata Agus di sela kegiatan.
Menurut dia, HKTI Probolinggo menyiapkan 3.600 liter minyak goreng dan 2 ton gula untuk masyarakat. Komoditas tersebut ditujukan agar dapat dinikmati masyarakat secara luas di Kabupaten Probolinggo.
Selain pasar murah, kegiatan memperingati Hari Tani Nasional itu juga diisi pengobatan massal gratis dan pemeriksaan kesehatan. HKTI turut menyalurkan santunan kepada kaum duafa dan penyandang disabilitas.
Agus mengatakan HKTI juga terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dalam mengawal berbagai kebutuhan petani. Sinergi dilakukan antara lain dengan Dinas Pertanian dan Dinas Ketahanan Pangan, terutama terkait ketersediaan pupuk, alat dan mesin pertanian (alsintan), serta pembangunan dan perbaikan infrastruktur pertanian.
“Infrastruktur seperti irigasi dan jalan usaha tani juga menjadi bagian yang terus kami kawal,” ujarnya.
Bupati Apresiasi Peran Petani
Bupati Probolinggo Mohammad Harris hadir di tengah kegiatan dan disambut ratusan warga serta kader HKTI. Dalam sambutannya, Gus Haris menyampaikan apresiasi kepada para petani yang selama ini menjadi bagian penting dalam menjaga ketersediaan pangan masyarakat.
Ia menekankan pentingnya peran petani dalam menopang kebutuhan pangan sekaligus menjaga keberlanjutan sektor pertanian di Kabupaten Probolinggo.
Peringatan Hari Tani Nasional melalui Gerakan Pangan Murah dan layanan sosial tersebut menjadi momentum bagi HKTI untuk memperkuat peran organisasi petani, sekaligus mempererat sinergi antara petani, pemerintah, dan masyarakat dalam menghadapi persoalan pangan dan kebutuhan dasar.
Gus Haris juga secara tegas menginstruksikan kepada kepala dinas terkait dan jajaran HKTI agar memberikan dukungan penuh kepada para petani di Probolinggo. Ia meminta agar kebutuhan riil petani diperjuangkan secara maksimal, mulai dari ketersediaan pupuk subsidi hingga stabilitas harga komoditas andalan seperti tembakau. (Gus)




