spot_img
Trending
Jumat, Oktober 2, 2026
Beranda Banyuwangi Festival Rakyat Alas Purwo 2026 Kembali Digelar, Sumberasri Jadi Tuan Rumah

Festival Rakyat Alas Purwo 2026 Kembali Digelar, Sumberasri Jadi Tuan Rumah

27

BANYUWANGI, MADUTV NUSANTARA – Festival Rakyat Alas Purwo kembali hadir di kawasan selatan Banyuwangi. Tahun ini, pesta rakyat yang mempertemukan seni, budaya dan aktivitas ekonomi masyarakat tersebut akan digelar di Lapangan Desa Sumberasri, Kecamatan Purwoharjo, pada awal Oktober 2026.

Festival Rakyat Alas Purwo 2026 bakal menghadirkan rangkaian kegiatan yang melibatkan masyarakat dari desa-desa pemangku kawasan hutan Alas Purwo.

Agenda yang disiapkan cukup beragam. Mulai jalan sehat berhadiah, lomba mewarnai, lomba tari tingkat Kabupaten Banyuwangi, pementasan seni tradisi, bazar pesta rakyat hingga pertunjukan seniman Banyuwangi dan seniman tamu dari luar daerah.

Salah satu agenda yang diperkirakan menjadi perhatian masyarakat adalah pelepasan ribuan lampion. Kegiatan tersebut menjadi simbol optimisme masyarakat kawasan Alas Purwo terhadap masa depan wilayah mereka.

Ketua Panitia Festival Rakyat Alas Purwo 2026, Punjul Ismuwardoyo, mengatakan festival tersebut merupakan ikhtiar bersama masyarakat untuk mendorong kreativitas dan kesenian sekaligus mengembangkan perekonomian kawasan selatan Banyuwangi.

“Tahun ini pelaksanaan sengaja dilaksanakan di Desa Sumberasri karena pihak desa bersama masyarakat menyambut baik gagasan pesta Alas Purwo ini,” kata Punjul.

Menurut Punjul, pelaksanaan festival tidak hanya melibatkan masyarakat Desa Sumberasri. Warga dari desa-desa sekitar, khususnya masyarakat yang berada di kawasan pemangkuan hutan Alas Purwo, juga akan dilibatkan dalam berbagai kegiatan.

Persiapan festival sendiri telah dilakukan sejak jauh-jauh hari. Rangkaian kegiatan akan diawali dengan pra festival berupa jalan sehat yang mengambil rute di sekitar Lapangan Desa Sumberasri pada Sabtu (3/10/2026).

Panitia menyediakan sejumlah hadiah bagi peserta, mulai sepeda listrik, hewan ternak hingga puluhan doorprize lainnya.

Festival juga akan dirangkai dengan peresmian ruang terbuka hijau yang baru selesai dibangun di Desa Sumberasri. Kegiatan ini nantinya akan dilangsungkan pada Selasa (6/10). Kemudian rangkaian berlanjut pada Kamis (8/10) dan Jumat (9/10)berupa lomba tari Jejer Gandrung tingkat SD dan SLTP sederajat. Sedangkan di malam harinya ada pertunjukan seni, jaranan Buto serta campursari dari para seniman Alang-alang Kumitir dan sejumlah sanggar seni lainnya. “Siang lomba tari, malam aktualisasi seni, dari luar Banyuwangi juga ada,” ungkapnya.

Kemudian di hari terakhir, Sabtu (11/10) pada siang hari akan dilaksanakan sejumlah kegiatan mulai dari senam bersama, lomba mewarnai tingkat TK seBanyuwangi. Dan pada malam harinya ada Srawung seni yang ditutup dengan pelepasan ribuan Lampion ke udara. “Lomba, pementasan, bazar dan terakhir ewonan lampion kita terbangkan bersama,” ungkapnya.

Bagi Punjul, festival tidak semata-mata menjadi agenda hiburan. Kehadiran masyarakat dalam kegiatan tersebut diharapkan sekaligus memberikan ruang bagi seniman untuk berekspresi dan pelaku UMKM untuk mengembangkan usahanya.

“Kami berharap masyarakat bisa memanfaatkan momen ini untuk acara liburan, aktualisasi seni serta meningkatkan perekonomian melalui kegiatan UMKM,” ujarnya.

Festival Rakyat Alas Purwo 2026 pun diharapkan menjadi ruang bersama bagi masyarakat kawasan selatan Banyuwangi untuk merayakan seni dan budaya sekaligus menggerakkan aktivitas ekonomi warga. (Gus)