spot_img
Trending
Rabu, Oktober 21, 2026
Beranda PENDIDIKAN BPBD Tulungagung Gelar Pembentukan Satuan Pendidikan Aman Bencana di Yayasan KH Ahmad...

BPBD Tulungagung Gelar Pembentukan Satuan Pendidikan Aman Bencana di Yayasan KH Ahmad Badjuri

19
Sambutan pemateri dari BPBD dan LMI

TULUNGAGUNG, MADU TV – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tulungagung menggelar kegiatan Pembentukan Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) di Yayasan Kyai Haji Ahmad Badjuri, Selasa-Rabu (21-22 Oktober 2026).

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari tersebut menyasar siswa-siswi SMP Islam K.H. Ahmad Badjuri serta santri putra dan putri dari Pendidikan Pesantren Salafiyah K.H. Ahmad Badjuri.

Hadir sebagai pemateri dari BPBD Tulungagung, Achmad Mugiyono, S.STP., M.M., dan Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan, Wulan Krisna Pratiwi, S.T. Turut hadir sebagai narasumber pendamping, Susanto, S.Pd., dari Lembaga Manajemen Infaq (LMI).

Baca juga : https://pondokcampurdarat.com/fasal-tentang-menunaikan-zakat-dan-syarat-syaratnya/

Dalam banner kegiatan tersebut tertulis tema “Kenali Ancamannya”, yang menjadi fokus utama materi SPAB kali ini.

Achmad Mugiyono dalam pemaparannya menjelaskan bahwa tujuan utama SPAB adalah untuk membangun budaya siaga bencana sejak dini di lingkungan satuan pendidikan, khususnya pondok pesantren yang memiliki aktivitas padat dan tinggal bersama.

“Anak-anak santri harus kenali ancaman bencana di sekitarnya. Tulungagung rawan gempa, banjir, tanah longsor, dan angin kencang. Dengan SPAB, kita siapkan mereka agar tahu apa yang harus dilakukan sebelum, saat, dan sesudah bencana,” ujarnya.

Sementara itu, Wulan Krisna Pratiwi, S.T., selaku Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Tulungagung, memberikan materi teknis tentang mitigasi, jalur evakuasi, titik kumpul aman, hingga simulasi penyelamatan diri.

Peserta tampak antusias mengikuti materi, mulai dari pengenalan jenis-jenis bencana, cara membuat tas siaga bencana, hingga praktik evakuasi mandiri.

Susanto, S.Pd., dari LMI menambahkan pentingnya peran lembaga pendidikan pesantren sebagai pusat edukasi kebencanaan yang berbasis komunitas.

Diharapkan setelah pembentukan SPAB ini, SMP Islam K.H. Ahmad Badjuri dan Ponpes K.H. Ahmad Badjuri mampu menjadi pilot project Satuan Pendidikan Aman Bencana yang mandiri dan tangguh di Kabupaten Tulungagung. (Imb)