Bencana Kekeringan Ribuan Hektar Sawah di Aceh Utara Gagal Panen

ACEH UTARA, MADU TV – Ratusan Hektar Lahan Persawahan Di Aceh Utara Mengalami Puso Dan Tidak Bisa Dipanen. Langkah Penanganan Konkret Dari Pemerintah Diperlukan Agar Dampak Tidak Semakin Parah.

Sebanyak 4687 Hektar Lahan Sawah Di Aceh Utara Terdampak Kekeringan Panjang. Dari Jumlah Itu, Ratusan Hektar Lahan Telah Mengalami Puso Dan Tidak Bisa Dipanen. Sejauh Ini, Belum Ada Langkah Penanganan Yang Intensif Dilakukan Pemerintah Agar Dampak Tidak Semakin Meluas.

Geuchik Gampong Ampeh, Kecamatan Tanah Luas, Kabupaten Aceh Utara, Murhadi Mengatakan Dampak Kekeringan Terjadi Merata Di Sejumlah Sentral Persawahan Di Wilayah Aceh Utara. Meski Begitu, 8 Kecamatan Dengan Dampak Terbesar Terjadi Di Kabupaten Tersebut.

Menurutnya, Kekeringan Ini Tidak Semata Akibat Fenomena El Nino Tetapi Juga Karena Terbengkalainya Pembangunan Bendung Krueng Pasee Sejak 3 Tahun Lalu. Hal Ini Memiliki Dampak Yang Cukup Terasa Bagi Para Petani. Sejauh Ini, Belum Ada Langkah Konkret Yang Dilakukan Pemerintah Daerah Untuk Mengantisipasi Bencana Kekeringan Agar Tidak Semakin Berdampak Buruk, Seperti Pendataan Dan Pemantauan Yang Lebih Intens, Bantuan Pompanisasi Ke Sejumlah Daerah, Penyediaan Benih Tahan Kering, Dan Peningkatan Ketersediaan Air.

Sementara Itu, Kepala Dinas Pertanian Dan Pangan Kabupaten Aceh Utara, Erwandi, Saat Dihubungi Media Ini Untuk Konfirmasi, Hanya Mengirimkan Data Dampak Bencana Kekeringan Sektor Pertanian Per 6 Maret 2024 Melalui Pesan Whatsapp.

Dari Ribuan Hektar Luas Sawah Yang Ditanami Di Musim Tahun Ini, 70 Persen Di Antaranya Mengalami Gagal Panen. Sebagian Petani Juga Terpaksa Panen Lebih Cepat Karena Mengantisipasi Kegagalan Panen Jika Menunggu Lebih Lama.

Wartawan :  Saiful Bahri | Editor : Riaza Romy