Antusiasme Warga Serbu Gerakan Pangan Murah (GPM)

KOTA MADIUN, MADU TV – Dalam upaya menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional Ramadan 1445 H, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Timur bekerja sama dengan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Madiun menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM).

Pagi ini (18/03), halaman luar Stadion Wilis Madiun dipadati oleh antrean warga yang ingin membeli kebutuhan pokok sembako dengan harga terjangkau. GPM ini dibuka langsung oleh Walikota Madiun, Maidi, bersama Kabid Ketahanan Pangan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Timur, Pujiati Ningsih.

Berbagai kebutuhan pokok sembako seperti beras, gula, minyak, cabai, sayur-sayuran, bawang putih, telur, dan lainnya tersedia dengan harga di bawah pasar. Walikota Maidi mengucapkan terima kasih kepada Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Timur atas terselenggaranya GPM ini. Beliau juga mengimbau masyarakat untuk membeli sesuai kebutuhan dan tidak menimbun barang, demi menghindari kelangkaan stok di pasaran.

“Masyarakat diharapkan membeli kebutuhan sesuai dengan kebutuhan dan tidak melakukan penimbunan barang yang dapat mengakibatkan kelangkaan stok di pasaran,” ujar Walikota Maidi.

Sementara itu, Kepala Bidang Ketahanan Pangan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Timur, Pujiati Ningsih, menjelaskan bahwa terdapat sembilan bahan pangan yang dijual dalam GPM ini. Pujiati juga menyampaikan bahwa GPM ini tersebar di 42 titik dari 38 kota/kabupaten dengan daerah yang mengalami lonjakan harga paling tinggi.

“Melalui Gerakan Pangan Murah ini, kami berharap dapat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangan mereka dengan harga yang terjangkau,” ungkap Pujiati Ningsih.

Selain GPM yang diselenggarakan oleh Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Timur, Pemerintah Kota Madiun juga melaksanakan operasi pasar murah setiap hari di setiap kelurahan. Hal ini dilakukan untuk memastikan masyarakat dapat dengan mudah mendapatkan sembako.

Wartawan :  Arie Dwi | Editor : Riaza Romy