
BANGKALAN, JAWA TIMUR – Angin kencang yang disertai hujan lebat melanda wilayah Bangkalan, Madura, telah menyebabkan sejumlah pohon tumbang, menghantam rumah-rumah warga. Kejadian ini turut merusak atap pemukiman dan menyebabkan pecahnya kaca.
Peristiwa ini terjadi di sejumlah titik di Madura bagian barat, di mana angin kencang menerpa dengan kekuatan yang cukup mengkhawatirkan. Warga pun terpaksa keluar dari rumah mereka, berusaha menyelamatkan diri ke tempat yang lebih aman.
Salah satu kelurahan yang terdampak adalah Mlajah, Bangkalan, di mana atap rumah warga rusak parah dan kaca pecah akibat tertimpa pohon yang roboh. Kejadian serupa juga terjadi di jalur utama akses Suramadu Bangkalan, di mana beberapa pohon tumbang menghalangi jalanan.
Musawwim, seorang warga Bangkalan, menyampaikan bahwa angin kencang tiba-tiba datang dan menerpa sekitar, menyebabkan pohon jati roboh dan menimpa rumah-rumah warga. Situasi semakin memburuk ketika pohon-pohon lainnya turut tumbang dan menghantam pemukiman warga.
“Pohon juga tumbang di jalur akses Suramadu. Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) langsung menuju lokasi untuk mengevakuasi kayu yang sebagian menutup jalan,” ungkap Musawwim.
Berdasarkan data sementara BPBD Bangkalan, bencana angin kencang yang merusak sejumlah pohon terjadi di lima titik, termasuk wilayah Suramadu dan sebagian kota di Bangkalan. Petugas BPBD mengimbau para pengendara agar berhati-hati di sepanjang jalan yang dilalui pepohonan besar. Ketika terjadi angin kencang, disarankan untuk segera mencari tempat yang aman.
Geger Eri Susianto, petugas BPBD Kabupaten Bangkalan, menekankan bahwa kondisi angin kencang belum dapat dianggap berakhir, mengingat saat ini masih dalam musim penghujan. Situasi ini memerlukan kewaspadaan ekstra dari masyarakat.
Hingga berita ini diturunkan, pihak berwenang terus melakukan pemantauan dan penanganan terhadap dampak bencana ini. Simak terus perkembangan berita selanjutnya hanya di Abraham Madu TV dari Bangkalan.







