
Jakarta Pusat – Wakil Menteri Komunikasi dan Informatika, Nezar Patria, turut serta dalam sarasehan kecerdasan buatan nasional yang bertujuan untuk memperkuat komitmen etika dalam tata kelola kecerdasan buatan dan penguatan ekonomi digital. Acara ini digelar di Jakarta Pusat pada Jumat (19/01/2024) dan dihadiri oleh berbagai pihak terkait.
Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) aktif berupaya melindungi masyarakat dari dampak negatif yang mungkin timbul akibat pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan. Salah satu langkah konkret yang diambil adalah merilis Surat Edaran Menkominfo Nomor 9 Tahun 2023 tentang etika kecerdasan buatan.
Wamenkominfo Nezar Patria menekankan pentingnya menciptakan ekosistem digital yang aman serta memberdayakan kolaborasi produktif yang melibatkan elemen masyarakat. Dalam sambutannya, Nezar Patria menyampaikan harapannya agar Surat Edaran tersebut menjadi titik awal bagi Indonesia untuk bergerak menuju tata kelola yang lebih sehat, produktif, dan aman.
“Saya berharap Surat Edaran ini dapat menjadi titik awal bagi Indonesia untuk bergerak ke arah tata kelola yang lebih sehat, produktif, dan aman,” ujar Wamenkominfo Nezar Patria.
Pihak Eksekutif Direktur ELSAM, Wahyudi Djafar, menyambut baik langkah tersebut dan menyatakan bahwa pemahaman yang lebih mendalam terhadap Surat Edaran ini dapat meningkatkan keterlibatan stakeholder dalam konteks kebijakan digital secara partisipatif dan berarti.
“Dengan pemahaman yang lebih mendalam terhadap Surat Edaran, diharapkan partisipasi stakeholder dalam pengembangan kebijakan dan prinsip yang bersifat sukarela dapat terus meningkat,” ungkap Wahyudi Djafar.
Sarasehan ini merupakan forum diskusi antara ELSAM, IPP Atma Jaya, dan Bisnis Indonesia yang membahas secara mendalam latar belakang, tujuan, prinsip, strategi implementasi, arah pengembangan Surat Edaran, serta penguatan komitmen pada pemangku kepentingan terkait tata kelola kecerdasan buatan. Acara tersebut dihadiri oleh berbagai tokoh, termasuk President Director Microsoft Indonesia Dharma Simorangkir, Regional Director Legal & Government Affairs Microsoft ASEAN Jasmine Begum, dosen Teknik Elektro Unika Atma Jaya, Ketua Indonesia Artificial Intelligence Society Lucas, National Technology Officer Microsoft Indonesia Panji Wasmana, dan Sekretaris Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Kominfo I Nyoman Adhiarna.







