Sejak Desember 2023, Status Gunung Raung Masih Waspada

BANYUWANGI, MADU TV – Status Gunung Raung masih belum beranjak turun dari level II atau waspada sejak pertengahan Desember 2023 hingga Maret 2024. Aktivitas kegempaan secara periodik masih terjadi dan berpotensi untuk erupsi sewaktu-waktu. Pengunjung pun diimbau untuk lebih waspada dan dilarang mendekati bibir kawah dengan radius sejauh tiga kilometer.

Petugas Pos Pengamatan Gunung Api (PPGA) Raung di Desa Sumberarum, Kecamatan Songgon, Banyuwangi, Agung Tri Subekti, menyampaikan bahwa status Gunung Raung belum berubah sejak ditetapkan sebagai level II atau waspada sejak 19 Desember 2023 lalu. Hingga pengamatan terakhir pada akhir Maret ini, PPGA Raung mencatat adanya aktivitas kegempaan meskipun sifatnya fluktuatif. Gempanya tremor masih terpantau secara terus-menerus dengan amplitudo 0.5 hingga 3 M.

Agung mengungkapkan bahwa dari catatan pemantauan, terdapat empat puluh empat hembusan yang keluar dari kawah Gunung Raung dan dua puluh enam gempa tektonik yang terjadi selama periode pengamatan. Dari kondisi ini, Agung menyatakan adanya potensi terjadinya erupsi pada gunung tersebut. Oleh karena itu, pihaknya merekomendasikan agar masyarakat dan pengunjung tidak mendekati pusat erupsi di kawah puncak dengan radius 3 km.

“Kami akan terus memantau perkembangan Gunung Raung dan melakukan evaluasi setiap dua pekan sekali. Hasil evaluasi akan diserahkan kepada instansi terkait, termasuk pos pendakian Gunung Raung baik di wilayah Kalibaru, Banyuwangi, maupun pos pendakian yang ada di Kabupaten Bondowoso,” ungkap Agung.

Dia juga meminta masyarakat yang berada di luar radius tiga kilometer dari pusat kawah untuk tidak panik dan tetap menjalankan aktivitas normal seperti biasa. Pihaknya turut mengimbau agar masyarakat tidak percaya pada informasi yang sumbernya tidak akurat atau berita hoaks mengenai Gunung Raung.

Wartawan : Agus Winardi | Editor : Riaza Romy