
Bangkalan – Masa akhir tahun menjadi berkah tersendiri bagi ratusan guru di Bangkalan, Madura. Mereka menerima Surat Keputusan (SK) kelulusan sebagai pegawai pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PK) atau Pendidik Tiga Kali (PPPK). Tak ayal, ratusan guru tersebut menyemut pelayanan SKCK di Mapolres Bangkalan untuk kelengkapan berkas administratif.
Suasana di halaman Mapolres Bangkalan tampak berbeda dari hari-hari biasanya. Ratusan guru dari berbagai pelosok kecamatan terlihat antre untuk mendapatkan dokumen Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK). Pengurusan dokumen SKCK ini mereka lakukan untuk kelengkapan pemberkasan administratif setelah dinyatakan lulus sebagai pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja atau PPPK Tak hanya di dalam gedung pelayanan SKCK, mereka juga sebagian dilayani dengan mobil layanan SKCK keliling untuk mempercepat antrean para guru ini. Kedatangan ratusan guru ini pun sempat mengagetkan dan membuat kewalahan petugas pelayanan SKCK, karena pada hari biasanya, warga yang mengurus SKCK hanya belasan orang saja.
Bahkan, kursi plastik yang disiapkan mendadak oleh Polres pun tak cukup menampung antrean para guru ini. Sebagian dari mereka terlihat duduk lesehan di halaman Polres. Pihak Polres Bangkalan mengakui, mereka sempat kewalahan karena ratusan guru ini datang secara tiba-tiba dalam jumlah banyak, terlebih lagi tanpa pemberitahuan sebelumnya dari kantor Dinas Pendidikan setempat terkait hal ini.
Pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Bangkalan menyatakan pembuatan dokumen SKCK ini merupakan salah satu berkas yang harus dipenuhi para guru tersebut. Sementara untuk pemberkasan seluruh dokumen, wajib dilakukan sebelum tanggal tiga belas Januari 2024 mendatang.
Dari data yang ada, jumlah honorer yang lolos PPPK di akhir tahun 2023 ini mencapai lima ratus empat puluh lima orang. Mereka merupakan para guru honorer yang bertugas di sekolah-sekolah pelosok di kecamatan se Kabupaten Bangkalan.




