
Jakarta, – Lazisnu PBNU (Lembaga Amil Zakat, Infaq, dan Sedekah Nahdlatul Ulama) dan PT Unilever Indonesia menjalin kerja sama strategis untuk melaksanakan program pemberdayaan masyarakat selama lima tahun ke depan. Penandatanganan perjanjian kerja sama dilakukan di Gedung PBNU, lantai 5, Jalan Kramat Raya 164, Senen, Jakarta, pada Kamis (11/1/2024).
Prosesi penandatanganan perjanjian tersebut melibatkan Moesafa, Sekretaris Lazisnu PBNU, dan Nurdiana Darus, Direktur dan Sekretaris Perusahaan PT Unilever Indonesia. Dalam sambutannya, Nurdiana Darus menyatakan bahwa kerja sama ini melibatkan berbagai program untuk pemberdayaan masyarakat selama lima tahun mendatang.
“Sekarang ini adalah awal dari suatu perjalanan yang panjang untuk memberikan dampak positif pada masyarakat. Kerja sama ini mencakup berbagai program yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di berbagai bidang,” ujar Nurdiana Darus.
Sementara itu, Moesafa, Sekretaris Lazisnu PBNU, menjelaskan bahwa perjanjian kerja sama ini dirancang untuk menyinkronkan berbagai aktivitas antara Lazisnu PBNU dan PT Unilever Indonesia. Program-program ini diarahkan untuk mendorong pemberdayaan masyarakat, mencakup sektor pendidikan, ekonomi, kesehatan, dan pondok pesantren.
“Kerja sama ini bukan hanya tentang penandatanganan perjanjian, tetapi juga tentang implementasi nyata di lapangan. Kami berharap dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” ujar Moesafa.
Selain itu, Sayyid Muhammad Hilal-al Aidid, Wakil Ketua Umum PBNU, menegaskan pentingnya kerja sama ini dalam mendukung pembangunan masyarakat secara holistik. Dalam acara tersebut, turut hadir Alissa Qotrunnada Wahid, Komisaris Independen Unilever Indonesia, dan Habib Hilal al-Aidid, Wakil Ketua Umum PBNU.
Kerja sama antara Lazisnu PBNU dan PT Unilever Indonesia diharapkan dapat menjadi model bagi kolaborasi sektor swasta dan lembaga amil zakat dalam mendukung pemberdayaan masyarakat Indonesia.




