
MADUTV, KEDIRI – Melaksanakan Intruksi Presiden Dalam upaya mensukseskan Program Pemerintah Pusat yaitu pembanguan Gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) Jajaran KODIM 0809 melakukan Survei ke sejumlah lokasi rencana titik Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKKMP) di mulai dari Kelurahan Mrican, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, hari ini Rabu (12/08/2026).
Sebelumnya sudah dilakukan koordinasi dengan Pemerintah Daerah Kota Kediri untuk memulai kegiatan survey lokasi hari ini. Di Kelurahan Merican lokasi yang disurvey diketahui merupakan lahan dengan bangunan bekas puskesmas yang sudah lama tidak berfungsi.
Lurah Mrican Johan Firdaus yang turut hadir saat survey mengatakan, pihak Kelurahan dalam kegiatan tersebut masih sebatas mendampingi proses survey. Terkait penetapan lokasi maupun pemanfaatan aset, pihak Kelurahan belum dapat mengambil keputusan karena masih menunggu koordinasi dan arahan dari Pemerintahan di atasnya.
“Kalau kami di kelurahan tidak bisa memutuskan. Kami sifatnya mendampingi dan nantinya tetap berkoordinasi dengan tingkat pemerintah kota,” ujarnya singkat.
Sementara itu, aktivis Supriyo yang juga Pengawas dan Pembina Saroja yang turut memantau kegiatan tersebut menegaskan pentingnya memastikan aset milik Pemerintah Kota Kediri tetap terlindungi. Menurutnya, program KDKMP merupakan program Nasional dan pemanfaatan aset untuk koperasi tidak boleh dimaknai sebagai pengambilalihan kepemilikan aset Pemerintah Daerah.
“Jangan sampai ada persepsi bahwa KDKMP merebut aset. Saya pastikan tidak boleh satu cuil pun hak masyarakat Kota Kediri dirampas. Tanah yang digunakan tetap menjadi aset milik Pemerintah Daerah maupun Desa,” tegas Supriyo.
Ia juga mendorong Pemerintah Kota Kediri agar membuka ruang komunikasi dan duduk bersama dalam menentukan titik KD-KMP. Menurutnya, keberadaan bangunan atau lahan yang sudah lama tidak dimanfaatkan justru dapat dikaji untuk mendukung program tersebut, sepanjang mekanisme pemanfaatannya jelas dan tidak mengubah status kepemilikan aset.
Survey tersebut merupakan bagian dari rangkaian peninjauan sejumlah titik rencana KDKMP di Kota Kediri, rencananya harinini akan ada tujuh titik yang akan disurvey meliputi Kelurahan Mrican, Manisrenggo, Pakunden, Ketami, Bandar Kidul, Tamanan, dan Lirboyo.
Supriyo menegaskan dirinya akan terus mengawal proses tersebut agar kepentingan masyarakat dan aset daerah tetap terlindungi.
Perwira Penghubung (PABUNG) KODIM 0809 Kediri Mayor Infanteri Ngatari mengaskan kegiatan survey ini merupakan tindak lanjut dari perintah Komandan KODIM 0809 Kediri. Dari ketujuh lokasi yang disurvey sudah memenuhi standarisasi dari Pemerintah Pusat mengenaibtehnis pembangunan Gerai KDKMP.
“Hari ini kami melakukan survey ke 7 lokasi atas Perintah dari Komandan KODIM 0809 Kediri, dan semuanya sesuai dengan ketentuan. Dan kami sampaikan terimakasih kepada rekan LSM ang sudah turut mendampingi, juga terimakasih kepada jajaran Pemerintah Kota Kediri baik dari Aset dan Kelurahan setempat sehingga tidak ada kendala pada survey hari ini,” terangnya.
Mayor Inf. Ngatari menambahkan segera akan melaksanakan tahapan tahapan selanjutnya untuk segera terealisasi pembagunan gerai KDKMP di Kota Kediri.
“Setelah survey ini kami akan segera melaporkan kepada Pimpinan untuk selanjutnya tahap pengajuan portal, dan harapannya bisa segera dibangun Gerai KDKMP di Kota Kediri,” tutupnya. (Ef)




