
MADUTV, MADIUN– Polres Madiun Kota menggelar konferensi pers akhir tahun yang berlangsung di Mapolres Madiun Kota, Senin (29/12/2025). Dalam kegiatan tersebut, jajaran Polres Madiun Kota memaparkan berbagai capaian kinerja sepanjang tahun 2025, mulai dari penanganan tindak kriminalitas, kecelakaan lalu lintas, hingga pengungkapan kasus narkotika.
Konferensi pers dipimpin langsung oleh Kapolres Madiun Kota, AKBP Wiwin Junianto Supriyadi, didampingi para pejabat utama Polres Madiun Kota. Dalam paparannya, Kapolres menyampaikan bahwa secara umum situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kota Madiun selama tahun 2025 terpantau kondusif.
AKBP Wiwin mengungkapkan, angka kriminalitas atau crime total pada tahun 2025 tercatat sebanyak 135 kasus. Jumlah tersebut mengalami penurunan dibandingkan tahun 2024 yang mencapai 181 kasus. Sementara itu, untuk tindak pidana korupsi, Polres Madiun Kota menangani satu kasus sepanjang tahun 2025.
Meski demikian, Kapolres mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap sejumlah kasus yang masih mendominasi, di antaranya penipuan dan pencurian kendaraan bermotor. Berdasarkan data Satreskrim Polres Madiun Kota, sepanjang 2025 tercatat 16 kasus penipuan serta 13 kasus pencurian kendaraan bermotor, baik sepeda motor maupun mobil.
Di bidang pemberantasan narkotika, Polres Madiun Kota melalui Satresnarkoba berhasil mengungkap sebanyak 45 kasus dengan 65 tersangka. Jumlah tersebut mengalami penurunan dibandingkan tahun 2024 yang mencatat 49 perkara dengan 69 tersangka. Namun demikian, jumlah barang bukti yang berhasil diamankan justru mengalami peningkatan signifikan.
Adapun barang bukti narkotika yang disita sepanjang tahun 2025 antara lain ganja seberat 1 kilogram, sabu-sabu seberat 1,3 kilogram, ekstasi sebanyak 246 butir, serta obat keras berbahaya atau kosmetik ilegal sebanyak 24.704 butir. Capaian ini menjadi bukti komitmen Polres Madiun Kota dalam memberantas peredaran narkotika di wilayah hukumnya.
Kapolres Madiun Kotamenegaskan, bahwa pihaknya akan terus melakukan evaluasi serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus bersinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Kota Madiun, khususnya memasuki tahun 2026 mendatang. (Rie)







