spot_img
Trending
Selasa, Mei 26, 2026
Beranda EKONOMI Keselamatan Perlintasan Jadi Prioritas, KAI Daop 7 Madiun Bina Ratusan Petugas JPL

Keselamatan Perlintasan Jadi Prioritas, KAI Daop 7 Madiun Bina Ratusan Petugas JPL

8

MADIUN. MADUTV – Menjelang masa Angkutan Lebaran 1447 Hijriah, PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun menggelar kegiatan pembinaan terpadu bagi ratusan Petugas Jaga Lintasan (JPL),Selasa (10/3/2026).Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api serta keamanan pengguna jalan di perlintasan sebidang.

Pembinaan terpadu bagi Petugas Jaga Lintasan (PJL) secara serentak di dua wilayah strategis, yakni Madiun dan Blitar. Dalam kegiatan ini, para petugas mendapatkan pembekalan terkait standar operasional prosedur (SOP) penjagaan perlintasan, peningkatan kedisiplinan, hingga penguatan koordinasi dengan pihak terkait.

Kegiatan di Madiun dihadiri oleh Deputy Vice President Daop 7 Madiun, Muhamad Kahfi, beserta jajaran Manajemen Keamanan (PAM), Jalan Rel dan Jembatan (JJ), serta tim Quality Control (QC).

Kahfi menegaskan bahwa keselamatan adalah prioritas utama yang tidak dapat ditawar. “Peningkatan disiplin, kewaspadaan, dan kepatuhan terhadap prosedur kerja adalah kunci. Setiap petugas harus menjalankan tupoksi dan SOP dengan sebaik-baiknya demi menjamin keamanan pelanggan dan masyarakat,” tegasnya.

Pembinaan ini juga melibatkan Dinas Perhubungan (Dishub) setempat. Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Madiun memberikan arahan mengenai pentingnya atribut lengkap saat bertugas sebagai simbol identitas dan bentuk tanggung jawab profesional di lapangan.

Manager Humas Daop 7 Madiun, Tohari, menambahkan bahwa kolaborasi ini sangat krusial mengingat perlintasan sebidang merupakan titik pertemuan arus lalu lintas jalan raya dan jalur kereta api yang rawan.

“Kami menyadari bahwa tantangan di perlintasan sebidang akan meningkat drastis saat arus mudik. Oleh karena itu, melalui pembinaan ini, kami ingin memastikan para petugas tidak hanya siap secara teknis, tetapi juga memiliki ketahanan mental yang kuat untuk melayani dengan sabar namun tetap tegas demi keselamatan bersama,” ujar Tohari.

Pembinaan dilakukan secara komprehensif melalui sosialisasi SOP Pelayanan Pintu Perlintasan, sharing session, serta bedah tantangan lapangan. Adapun sebaran personel yang mengikuti kegiatan ini adalah:

Wilayah pelaksanaan Madiun mencakup wilayah Kabupaten Ngawi, Madiun, Nganjuk, Jombang, dengan jumlah personel dengan Internal KAI sebanyak 99 Orang. Adapun pelaksanaan Wilayah Blitar diselenggarakan di UPT Crew KA dengan jumlah personel JPL sebanyak 104 Orang.

Melalui pembinaan ini, para petugas diharapkan semakin memahami tugas dan tanggung jawabnya, sehingga dapat menjalankan tugas dengan maksimal serta mampu mengantisipasi potensi gangguan di perlintasan.

Selain pembekalan materi, kegiatan ini juga menjadi ajang evaluasi serta penyamaan persepsi antara KAI dan para petugas jaga lintasan mengenai pentingnya keselamatan di perlintasan sebidang.

KAI Daop 7 Madiun juga mengimbau masyarakat untuk selalu disiplin saat melintasi perlintasan kereta api dengan mematuhi rambu lalu lintas, berhenti sejenak, melihat ke kanan dan kiri, serta memastikan tidak ada kereta yang akan melintas.

Dengan adanya pembinaan ini, diharapkan kesiapan petugas jaga lintasan semakin optimal dalam mendukung kelancaran dan keselamatan perjalanan kereta api selama masa Angkutan Lebaran 1447 H. (Rie)