Kejakgung Umumkan Tersangka Korupsi di PT Antam

Kejaksaan Agung (Kejagung) mengumumkan bahwa PT Aneka Tambang (Antam) akan segera memiliki tersangka terkait dugaan tindak pidana korupsi

JAKARTA – Kejaksaan Agung (Kejagung) mengumumkan bahwa PT Aneka Tambang (Antam) akan segera memiliki tersangka terkait dugaan tindak pidana korupsi. Pengumuman tersebut dilakukan pada Kamis (18/1/2024) sore ini. Kepala Pusat Penerangan dan Hukum Kejaksaan Agung, Ketut Sumedana, menyampaikan bahwa tim penyidik dari Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) juga berencana melakukan penahanan terhadap tersangka.

Direktur Penyidikan Jampidsus, Kuntadi, menegaskan bahwa tindakan hukum tersebut akan diambil terkait kasus dugaan korupsi yang diduga telah merugikan negara dalam jumlah triliunan rupiah. Keputusan ini diambil sebagai bagian dari upaya Kejaksaan untuk menangani kasus-kasus korupsi secara tegas dan transparan.

Peristiwa ini memunculkan dampak serius terhadap reputasi PT Antam, perusahaan tambang yang telah lama menjadi pemain utama dalam industri pertambangan di Indonesia. Kasus ini juga menyoroti perlunya pengawasan dan tindakan hukum yang lebih ketat dalam mengatasi korupsi di sektor-sektor vital seperti pertambangan, demi menjaga kepercayaan masyarakat dan investasi.

Pihak Kejaksaan Agung menunjukkan komitmen mereka dalam memberantas korupsi dan menegakkan hukum, serta menegaskan bahwa tidak ada toleransi terhadap praktik-praktik yang merugikan negara. Kasus ini akan terus dipantau oleh publik, media, dan pihak berwenang untuk memastikan bahwa proses hukum berjalan dengan adil dan transparan, serta memberikan efek jera terhadap para pelaku tindak pidana korupsi.