
PROBOLINGGO, MADU TV – Saat menanti berbuka puasa, berburu jajanan tradisional menjadi favorit masyarakat di Kota Kraksaan, Probolinggo, Jawa Timur. Salah satu jajanan tradisional yang menjadi primadona adalah tiwul dan bubur kendil, makanan khas tempo dulu.
Warga memburu jajanan tradisional tersebut, terutama tiwul dan bubur kendil, yang selalu ramai dikunjungi pembeli, terutama di sekitar timur Alun-Alun Kota Kraksaan, Kabupaten Probolinggo.
Jajanan tradisional seperti tiwul sangat pas untuk berbuka puasa karena rasanya yang kenyal dan nikmat. Tiwul juga merupakan jajanan tradisional yang disukai banyak orang.
Heri, seorang pembeli, mengatakan bahwa setiap kali berkunjung ke gebyar takjil selama bulan Ramadan, ia selalu memburu jajanan tiwul dan bubur kendil kesukaannya. Selain rasanya yang enak, jajanan tersebut juga baik untuk kesehatan tubuhnya. Setiap kali berkunjung ke gebyar takjil, ia tidak pernah melewatkan untuk membeli jajanan tersebut.
Menurutnya, jajanan tradisional seperti itu mengingatkannya pada masa kecilnya ketika masih bersekolah dan selalu membelinya. Ibunya pun selalu membuatnya ketika itu.
Jajanan tradisional seperti tiwul cukup terjangkau, dengan harga hanya lima ribu rupiah saja sudah bisa mendapatkan jajanan tersebut.
Bu Tiwul, seorang penjual jajanan tradisional tiwul, mengatakan bahwa ia telah menjual jajanan tersebut bertahun-tahun, namun pembeliannya tidak pernah sepi dan selalu ramai. Jajanan tersebut selalu laris manis.
Menurutnya, jajanan tradisional seperti tiwul ini turun temurun dari generasi ke generasi dalam keluarganya.
Wartawan : Agus Susanto | Editor : Riaza Romy







