spot_img
Trending
Selasa, Juni 9, 2026
Beranda HUKUM & KRIMINAL Gawat! Alat Pantau Aktivitas Gunung Kelud di Kecamatan Gandusari Blitar Hilang Dicuri...

Gawat! Alat Pantau Aktivitas Gunung Kelud di Kecamatan Gandusari Blitar Hilang Dicuri Maling, Total Kerugian Capai Rp1,5 Milyar

27
Foto : Badan Geologi Kementerian ESDM, Lokasi penyimpanan alat pantau Gunung Kelud, diwilayah Kecamatan Gandusari Blitar, Rabu (10/9/2025).

BLITAR, MADU TV – Alat pemantau aktivitas Gunung Kelud di Kabupaten Blitar, milik Badan Geologi Kementerian ESDM diinfokan hilang. Peralatan yang hilang antara lain GNSS Leica GR30 beserta kabel, Seismik Broadband Certimus plus kabel, kabel grounding tower dan penangkal petir, kabel solar panel, enam unit accu Panasonic LC-P1275NA, kabel accu, serta switch hub moxa.

Budi Prianto pengamatan gunung api Kelud mengatakan, Peristiwa ini terungkap pada Senin (8/9/2025). Usai petugas pengamat gunung mendapati peralatan yang terpasang di sisi selatan Gunung Kelud, tapatnya di wilayah Kecamatan Gandusari sudah dalam kondisi hilang.

“Beberapa hari sebelumnya kondisi alat itu awalnya mati. Biasanya kalau mati itu karena aki ngedrop. Saat kami datangi pada Senin kemarin, ternyata alat itu sudah hilang dicuri,” ujar Budi, Rabu (10/9/2025).

Akibat aksi pencurian ini, aktivitas pemantauan Gunung Kelud mengalami gangguan. Namun Budi memastikan pantauan gunung Kelud masih berjalan, karena alat yang dicuri tersebut merupakan perangkat cadangan (back up), dan krugian material akibat pencurian tersebut ditaksir mencapai Rp1,5 miliar.

“Hanya saja nanti analisa data yang bisa terganggu. Kalau kerugian material harga sekitar Rp1,5 miliar,” jelasnya.

Paska kejadian ini, pihak Badan Geologi berencana segera melaporkan kasus ini ke Polsek Gandusari.

“Akan kami laporkan ke Polsek Gandusari, karena memang lokasinya berada di wilayah hukum Polsek Gandusari,” pungkasnya.

Seperti diketahui, Gunung Kelud yang merupakan salah satu gunung api aktif di Indonesia, terletak di perbatasan Kabupaten Blitar, Kediri, dan Malang. Keberdaan alat pemantauan aktivitas vulkanik sangat vital, sangat berpengaruh untuk mendeteksi potensi erupsi sejak dini. (Suk)