spot_img
Trending
Kamis, Oktober 15, 2026
Beranda EKONOMI Dewas SaRoJa Bincang Ringan Bareng Ketua PKDI, Sinergi 3 Pilar Wujudkan Kondusifitas...

Dewas SaRoJa Bincang Ringan Bareng Ketua PKDI, Sinergi 3 Pilar Wujudkan Kondusifitas Kabupaten Kediri

24

KEDIRI, MADUTV NUSANTARA – Sebuah Pepatah megatakan ‘Pengalaman Adalah Guru Terbaik’, nampaknya itulah yang mendasari Para perangkat Desa di Kabupaten Kediri untuk lebih mawas diri dan berhati hati dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya sebagai abdi masyarakat. Seperti kejadian yang pernah viral sekira tahun 2023 tentang kasus Pengisian Perangkat dibeberapa Desa yang ada di Kabupaten Kediri hingga sampai ke meja hijau.

Pengalaman pilu tersebut menjadi landasan bagi Pemangku kepentingan mulai dari Desa hingga Pemerintah Kabupaten Kediri untuk memperbaiki kinerja dan citra Pemerintah Kabupaten Kediri saat ini.

Hal itu diungkapkan langsung oleh Ketua Persatuan Kepala Desa Kabupaten Kediri yang juga sebagai Kepala Desa Tanjung Kecamatan Pagu Kabupaten Kediri Don Vito Gusbaki pada Selasa siang (12/10/2026) saat sesi bincang ringan dengan Supriyo selaku Dewan Pengawas Saroja di Desa Tanjung Kecamatan Pagu Kabupaten Kediri di sela sela waktu istirahat saat melaksanakan tugasnya sebagai Kepala Desa.

Dijelaskan Supriyo pertemuan yang singkat dengan Don Vito terjadi secara spontanitas tanpa rencana ataupun penjadwalan sebelumnya. Namun kesempatan baik itu tak disia siakan, Dua sahabat yang sudah lama tidak bertemu itu akhirnya terlibat obrolan gayeng, saling bertukar kabar dan membahas kondisi terkini Kabupaten Kediri.

“Ini tadi tanpa ada janji, tak sengaja bertemu, karena kami sudah bersahabat lama ya lanjut berbincang bincang”, jelas Supriyo.

Dikesempatan baik itu Supriyo sedikit menyinggung soal kasus PKD yang sempat menjadi perhatian publik di kisaran tahun 2023.

Sebagai salah satu Kepala Desa di Kabupaten Kediri Don Vito yang juga Ketua PKDI Kabupaten Kediri pun memberikan tanggapannya mengenai kondisi saat ini.

“Kejadian di tahun 2023 kami jadikan sebagai pegalaman berharga untuk memperbaiki yang kurang baik, sehingga saat ini dibeberapa pertemuan seringkali disampaikan kepada para Kepala Desa untuk lebih teliti dan berhati hati dalam menentukan sikap maupun kebijakan, supaya tidak menyalahi atau melanggar hukum”, ujar Vito.

Lebih lanjut Vito mengakui tidak semua Kepala Desa memahami Hukum secara lengkap, dikarenakan latar belakang Kepala Desa beraneka ragam. Pihaknya mengaku tidak segan belajar dari unsur manapun untuk lebih mendapatkan pengetahuan tentang tata kelola Pemerintahan.

“Tidak semua Kepala Desa itu berlatar belakang Hukum, jadi kami selaku Kepala Desa tidak segan untuk belajar maupun bertukar pikiran secara diskusi dengan unsur apapun, baik dari LSM, Ormas, Media, maupun APH”, tambahnya.

Ditanya mengenai hubungan lintas Instansi Vito memaparkan saat ini sinergi 3 Pilar di Kabupaten Kediri terjalin dengan baik.

Pendampingan dan arahan baik dari Pemerintah Kabupaten, Polri, TNI, dan Kejaksaan semakin intens di setiap agenda yang ada di tingkat Desa.

“AlhamduliLLah saat ini sinergi terjalin dengan baik, Polres Kediri dibawah Kendali Bapak Kapolres yang baru AKBP Muh. Wahyudin Latif sering datang ketika kami undang, Bapak Dandim 0809 Letkol Inf. David Nur Hadiansyah, Juga Bapak Bupati, dan dari Kejaksaan selalu sinergi, terjalin komunikasi yang baik dan senantiasa hadir untk masyarakat demi Kabupaten Kediri yang lebih Kondusif”, pungkasnya.

Sebagai tanda kondusifitas Kabupaten Kediri dengan salah satunya keberhasilan pembangunan Gerai KDKMP di seluruh Desa yang ada di Kabupaten Kediri juga kondusifitas ketertban dan keamanan selama ini. (Ef)