Dampak Gempa Tuban, Sopir Kendaraan Yang Melintas di Jembatan Suramadu Panik

BANGKALAN, MADUTV – Guncangan gempa yang terjadi di wilayah Tuban Jawa Timur, tepatnya di dengan kedalaman 10 kilometer. Lokasi di 130 kilometer timur laut, Tuban di 5.76 Lintang selatan 112.33 bujur timur. Guncangan gempa pertama terjadi pada waktu 11:22:45 WIB. Lalu terjadi Gempa susulan waktu 15: 52:58 WIB dengan kekuatan gempa 6,5 magnitudo.

Dampak Guncangan gempa membuat sejumlah fasilitas umum seperti rumah sakit dan para pengunjung maupun masyarakat yang sedang belanja untuk kebutuhan bulan suci ramadhan panik. Dan mereka berhamburan untuk keluar dari ruangan.

Tak hanya itu, sejumlah kendaraan yang sedang melintas di tengah tol Suramadu arah Surabaya maupun sebaliknya berhenti. para Pengendara tidak berani melanjutkan kendaraan karena dikhawatirkan akan terjadi yang tidak diinginkan.

Menurut Moh. Zein warga mengatakan, gempa dirasakan tiga kali getaran, pertama saat sedang melaksanakan sholat Jumat, sekitar 11:22 dan kembali terjadi gempa pada pukul 14.00 WIB. Kemudian gempa susulan kembali datang pada pukul 15:52 WIB.

” Gempa yang kami rasakan ada tiga kali gempa. Pertama saat melaksanakan sholat Jumat sekitar pukul 11: 22 siang. Lalu sekitar jam 14 siang atau jam dua siang dan terakhir sekitar jam 4 sore,” tuturnya (22/3/2024)

Ia mengatakan, dari gempa ini warga kemudian panik. Dan berhamburan keluar dari ruangan termasuk warga atau pengunjung rumah sakit wilayah Bangkalan

” Gerakan gempa yang terakhir agak besar mas, warga dan kami sendiri panik. Lalu sejumlah warga berada di gedung seperti rumah sakit dan tempat belanja keluar dari gedung, karena khawatir akan kena runtuhan gedung,” jelasnya

Arief M Edi PJ Bupati Bangkalan menambahkan, Guncangan gempa yang terpusat di tuban sangat dirasakan getarannya di Bangkalan, warga yang berada di rumah sakit Madika berhamburan.

” Saat terjadi gempa yang terakhir kami sedang rapat di dengan Mentri dalam negeri soal perampingan dan pembahasan pengunaan aset daerah. Kami rasakan dua kali gempa tapi ada yang merasakan tiga kali getaran,” terangnya

Sementara pada saat gempa terjadi di wilayah tol Suramadu terlihat getaran gempa cukup kuat dan sejumlah kendaraan juga berhenti melanjutkan perjalanannya

” Kalau kami lihat di vedio kiriman warga, getaran di Suramadu cukup kuat, karena mungkin dirancang untuk tahan gempa. Tapi soal teknisi, pihak dari jasa marga atau jasa marga yang mengetahui atau melaporkan tas kejadian itu,” imbuhnya

Berdasarkan video yang beredar, di jalur cepat tol Suramadu khusus kendaraan roda empat, terlihat aspal jalan mengalami retak akibat kena imbas getaran gempa dari wilayah Tuban.(rhm)