Polda Jatim Tetapkan 3 Tersangka YouTubers Yang Jadi Polemik di Masyarakat, Ini Tanggapan MUI Bangkalan

235

BANGKALAN, MADUTV -Sebuah konten kreator yang menceritakan film pendek
Menceritakan tentang Guru Tugas yang membuat polemik masyarakat di jagat maya. 3 pembuat video tersebut telah ditangkap oleh Subdit V Siber, Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jawa Timur, ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka.

Penetapan tim konten kreator vedio guru tugas sebagai tersangka oleh aparat kepolisian Polda Jawa Timur diketahui berinisial S, Y dan A.

Tak hanya ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka, petugas juga menahan ketiga orang konten kreator vedio guru tugas di Rumah Tahanan (Rutan) Mapolda Jawa Timur.

Kasus konten kreator yang viral terlebih masyarakat Madura membuat Majelis Ulama Indonesia ( MUI ) wilayah Bangkalan, Madura kemudian angkat bicara.

Menurut KH. Makki Nasir Ketua MUI Kabupaten Bangkalan, Madura mengatakan, konten kreator vedio menceritakan guru tugas yang menjadi perhatian masyarakat dianggap kurang pantas dipublikasikan.

” Memang konten kreator ( guru tugas ) yang dibuat kurang elok baik terkait adegannya maupun hal yang lainnya,” tuturnya ( 10/5 )

Meski menurut pembuat konten kreator vedio tugas dianggap bagus dan ingin membangun sebuah sosial yang baik, namun langkahnya kurang tepat saat dipandang oleh masyarakat

” Menurut pemilik konten kreator bagus, ingin membangun sebuah sosial, tapi caranya ini yang harus dibenahi,” lanjutnya

Ia mengatakan kepada para pembuat tim konten kreator sebelum melangkah lebih jauh, diharapkan konsultasi terlebih dahulu kepada sejumlah tokoh masyarakat agar nilai – nilai yang telah dijaga oleh para leluhur.

” Himbauan kami, kepada konten kreator maupun kepada youtuber mari kita duduk bareng dengan para tokoh yang mengerti tentang nilai – nilai yang telah dijaga oleh para leluhur kita dan ditransformasikan kepada konten kreator ke vedio digital,” pungkasnya

Ketiga yang ditetapkan sebagai tersangka penyidik menjerat dengan UU nomor 11, tahun 2008, terkait ITE dengan ancaman hukuman 6 tahun penjara.(Rhm)

 

Service AC Murah Tangerang
Service AC Murah Jakarta
Jasa Service AC Murah
Service AC Terdekat