Akibat Gempa Tuban, Bangunan Rumah Sakit Unair Runtuh dan Sejumlah Pasien Segera Dievakuasi

SURABAYA, MADU TV – Gempa yang berpusat di wilayah Tuban dengan gempa pertama berkekuatan 6,0 magnitude telah menggetarkan wilayah Lamongan, Gresik hingga Surabaya. Salah satu bangunan yang terdampak guncangan gempa bumi adalah Rumah Sakit Universitas Airlangga (UNAIR), di mana dua bangunan rumah sakit tersebut runtuh. Tim medis dan tim SAR gabungan segera bertindak untuk melakukan evakuasi terhadap pasien-pasien yang berada di dalamnya.

Berdasarkan laporan yang diterima, terjadi beberapa kerusakan pada bangunan rumah hingga infrastruktur di sejumlah wilayah Jawa Timur, termasuk di Surabaya. Hingga saat ini, telah tercatat satu rumah yang roboh di Jalan Ngaglik setelah gempa susulan dengan kekuatan magnitudo 6,5.

Kejadian kehancuran juga menimpa sebuah rumah sakit terkemuka di Surabaya, yakni Rumah Sakit Universitas Airlangga (UNAIR). Pihak RS UNAIR melaporkan adanya kerusakan pada bangunan rumah sakit tersebut. Sebagai langkah antisipasi terhadap situasi yang mungkin semakin berbahaya, pihak rumah sakit segera melakukan evakuasi terhadap sejumlah pasien yang berada di dalamnya.

Gempa yang terjadi berulang kali telah menyebabkan setidaknya dua bangunan gedung milik rumah sakit runtuh dan menimpa dua sepeda motor yang terparkir di sekitarnya.

Namun, beruntungnya, kejadian runtuhnya gedung RS UNAIR tersebut tidak mengakibatkan korban jiwa atau luka-luka. Hingga berita ini dimuat, tidak ada laporan mengenai korban jiwa maupun luka dalam kejadian ini.

Hingga saat ini, BMKG mencatat telah terjadi setidaknya 16 gempa susulan, dengan gempa terakhir pada 22 Maret 2024 sekitar pukul 15:52:58 WIB, berlokasi di 5.76 LS dan pusat gempa berada di laut 130 km timur laut Tuban, dengan kedalaman 10 km.