Karawang – Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Rushanul Ulum mengunjungi Pesantren Miftahul Khoirot di Desa Manggungjaya, Kecamatan Cilamaya Kulon, Kabupaten Karawang pada Selasa (22/2/2022). Kunjungan tersebut pasca terjadi kebakaran yang menewaskan delapan santri pada Senin, (21/2) sekitar pukul 13.00 WIB.
Ia meminta masyarakat tak takut dan tidak berfikir negatif untuk memasukkan putra-putrinya ke pesantren. Menurut Uu, para orangtua tak perlu ragu memasukkan anak ke pesantren. Sebab, negara ini membutuhkan sosok guru ngaji, kiai, hingga ulama.
Uu meyakini para korban yang wafat menjadi syuhada. Lantaran berpulang saat tengah menimba ilmu dan menghafal Alquran di pesantren, serta meninggal karena bencana. Uu pun menyampaikan bela sungkawa kepada pesantren dan keluarga korban.
Kedatangan Uu sekaligus memberikan bantuan dari Corporate Social Responsibility (CSR) Bank Bjb. Diketahui delapan santri yang meninggal akibat kebakaran di pesantren Miftahul Khoirot berusia 7 hingga 13 tahun. Sedang tiga lainnya mengalami luka-luka.
Dari keterangan saksi, delapan santri tak sempat menyelamatkan diri lantaran api membesar di pintu keluar. Sedang santri lainnya telah menyelamatkan diri.
Kapolres Karawang AKBP Aldi Subartono mengungkapkan, dugaaan awal kebakaran bermula dari munculnya api di kipas angin yang kemudian menyambar ke kasur. Bangunan lantai dua yang terbuat dari kayu kemudian terbakar. Pihaknya tengah menyelidiki lebih dalam kebakaran itu. (red)







