spot_img
Trending
Minggu, Agustus 23, 2026
Beranda EKONOMI Transaksi Road to KKI Tembus Rp500 Juta, Bank Indonesia Kediri Dorong UMKM...

Transaksi Road to KKI Tembus Rp500 Juta, Bank Indonesia Kediri Dorong UMKM Mataraman Tembus Pasar Global di KKI 2026

3

MADUTV, KEDIRI – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kediri menegaskan komitmennya mendorong UMKM Mataraman agar makin tangguh, berdaya saing, dan mampu menembus pasar global. Komitmen itu diwujudkan lewat partisipasi aktif dalam gelaran Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2026.

KKI 2026 yang memasuki penyelenggaraan ke-11 digelar pada 20-23 Agustus 2026 di Hall A dan B Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta. Pameran UMKM terbesar binaan Bank Indonesia ini resmi dibuka oleh Pejabat Sementara Gubernur Bank Indonesia, Destry Damayanti dan Ketua Dewan Kerajinan Nasional Selvi Gibran Rakabuming.

Mengusung tema “Penguatan Sinergi untuk Mendorong UMKM Bangkit, Tangguh, dan Berdaya Saing” dan semangat “Beudaya Meusare-Sare” dari Aceh yang bermakna Berdaya, Bersama-Sama, KKI tahun ini bersinergi dengan 27 Kementerian/Lembaga dan 34 mitra strategis.

KKI 2026 Jadi Momentum Kebangkitan UMKM
Destry Damayanti dalam sambutannya menegaskan tiga kata kunci untuk penguatan UMKM ke depan.

“Penguatan UMKM ke depan diwujudkan melalui tiga kata kunci, yaitu Bangkit, Tangguh, dan Berdaya Saing. Bangkit merupakan semangat pemulihan UMKM yang menghadapi tantangan ekonomi maupun bencana alam. Tangguh diwujudkan melalui penguatan struktur usaha dan akses pembiayaan berkelanjutan. Berdaya Saing diwujudkan melalui inovasi produk dan perluasan akses pasar domestik maupun ekspor,” ujarnya.

KKI 2026 sendiri menghadirkan lima kebaruan, mulai dari program berdampak nyata, perluasan kolaborasi, penguatan ekosistem rantai nilai, inovasi generasi muda, hingga komitmen keberlanjutan melalui KKI Bijak dengan prinsip zero emission, zero waste to landfill, dan pengembangan zona hijau.

Tahun ini jumlah peserta meningkat signifikan. Secara luring diikuti lebih dari 550 UMKM, sementara secara daring melalui www.karyakreatifindonesia.co.id melibatkan lebih dari 1.300 UMKM. Jumlah ini naik dibanding KKI 2025 yang diikuti 362 UMKM luring dan 1.100 UMKM daring.

Dari Mataraman untuk Indonesia: Kiprah BI Kediri PLH. Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kediri, Deasi Surya Andarina, Asisten Direktur KPw BI Kediri menjelaskan, semangat Bangkit, Tangguh, Berdaya Saing itu diterjemahkan secara konkret di wilayah Mataraman.

Melalui rangkaian Road to KKI 2026 bertajuk Karya Kreatif Mataraman x Digital Mataraman Festival (KKM x DIGIMAFest) yang digelar 26-28 Juni 2026 di Taman Hijau Simpang Lima Gumul (SLG), Kabupaten Kediri, BI Kediri sukses menghimpun kekuatan UMKM lokal.

“KKM x DIGIMAFest kami gelar dengan tema ‘Sinergi dan Inovasi Digital untuk Akselerasi Ekonomi Berkelanjutan’. Ini adalah etalase potensi 13 kabupaten/kota di wilayah kerja kami,” jelas Deasi.

Hasilnya tidak main-main. Kegiatan tersebut diikuti 71 UMKM unggulan dengan total transaksi penjualan offline dan online mencapai lebih dari Rp500 juta selama tiga hari pelaksanaan.

Pembinaan UMKM yang dilakukan BI Kediri mencakup sektor-sektor unggulan Mataraman, mulai dari kopi, pangan olahan, perikanan, gula aren, hingga wastra dan kerajinan. Salah satu binaan yang mencuri perhatian adalah Arbilest Coffee asal Blitar yang telah berhasil mengembangkan komoditas lokal menjadi produk bernilai tambah.

Tembus Ekspor, Business Matching Miliaran Rupiah Lebih dari sekadar pameran, BI Kediri mendorong UMKM naik kelas lewat akses pasar dan pembiayaan.

Deasi memaparkan, sepanjang Road to KKI, KPw BI Kediri telah memfasilitasi business matching ekspor untuk komoditas gula aren, kopi, dan kerajinan senilai Rp4,078 miliar. Sementara untuk business matching pembiayaan, nilainya mencapai Rp7,69 miliar.

“Capaian ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan memperkuat ekosistem UMKM di 13 kabupaten/kota wilayah kerja kami agar semakin produktif, mandiri, dan berdaya saing global,” tambahnya.

Di KKI 2026 Jakarta, BI Kediri mengirimkan delegasi terbaiknya. Sebanyak 11 UMKM mengikuti pameran secara online, yakni Arbilest Kopi/Koperasi Gunung Buthag dari Blitar, Yoris dan Alsafood dari Pacitan, Mugo dan Adia Bag dari Kota Kediri, Alya Batik dari Trenggalek, Batik Murni dari Madiun, Swarnabhumi dari Nganjuk, Batik Satrio Manah dan Batik Gama dari Tulungagung, serta Awicho dari Ngawi.

Sementara partisipasi offline diikuti oleh Swarnabhumi/CV Adikarya dan Batik Alya, serta Mugo/CV Nawasena dan Gula Aren Temon yang mengirimkan produk untuk showcase.

Tak hanya pameran, sejumlah UMKM binaan juga menjajaki pasar ekspor dalam sesi business matching. Koperasi Kencana Mulya Sejahtera dengan produk kopi, PT RV Eternal Indotrading dengan produk home decor, Gula Aren Temon yang bertemu dengan PT Mahkota Surya Perkasa dan Superindo, serta CV Nawasena Pangan Kreatif (Mugo) dengan tepung premiks bebas gluten yang bertemu buyer dari TABS (Pty) Ltd dan Toko Indo Utama Ltd.

KKI 2026 masih berlangsung hingga 23 Agustus. Masyarakat dapat mengunjungi langsung pameran di JICC atau secara daring di www.karyakreatifindonesia.co.id untuk mendukung UMKM Indonesia bangkit dan menjadi kebanggaan bangsa.