Tiga Narapidana Terorisme di Lapas Kelas 1 Surabaya Ikrar Setia pada NKRI

55

Sidoarjo – Tiga narapidana terorisme di Lapas Kelas 1 Surabaya, Jawa Timur, mengucapkan ikrar setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Ketiga narapidana ini adalah teroris jaringan JAD yang baru dipindahkan dari Rutan Cikeas Bogor pada pertengahan Januari 2022.

Pengucapan ikrar kemudian dilanjutkan penciuman bendera merah putih dilakukan oleh 3 narapidana terorisme tersebut. Ketiga narapidana terorisme tersebut adalah Muliamin Supardi, Slamet Rudhu dan Muhammad Subkhan. Ketiganya ditangkap karena terafiliasi aksi terorisme jaringan JAD dari sejumlah daerah di Indonesia.

Dalam mengucapkan ikrar tersebut disaksikan langsung oleh perwakilan Kementerian Agama, TNI-Polri dan juga BNPT.

Salah satu narapidana terorisme Slamet Rudhu, mengaku bahagia akhirnya dapat bergabung dengan NKRI, meski sempat mendapat tekanan sesama narapidana terorisme.

Kantor wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa Timur, kini tengah berupaya melakukan pendekatan bersama pihak terkait kepada 42 narapidana terorisme yang berada di 16 lapas se Jawa Timur, untuk dapat menyadarkan kembali ke NKRI.

Di Lapas Kelas 1 Surabaya sendiri selain umar patek narapidana terorisme bom Bali, kini ada 7 narapidana terorisme lainnya yang telah menyatakan ikrar setia kepada NKRI. (mk)