Sidoarjo – Sebagai upaya jemput bola agar seluruh warga bisa mendapatkan vaksin, tim satgas Covid Sidoarjo, Jawa Timur, gelar razia vaksin bagi pengendara, di batas Kota Surabaya-Sidoarjo. Dalam vaksinasi yang terlaksana di tepi jalan ini diwarnai pengendara yang takut vaksin dan berusaha melarikan diri. Meskipun bagi sebagian pengendara lainnya justru merasa terbantu mendapatkan vaksin.
Untuk menuju level satu, satgas Covid 19 Kabupaten Sidoarjo terus gencarkan vaksinasi di batas kota Surabaya-Sidoarjo, dengan menggelar razia vaksin, di Jalan Ahmad Yani Waru Sidoarjo.
Bukan hanya perketat pintu masuk menuju Kota Sidoarjo, namun tim satgas Covid dari polresta sidoarjo juga menjaring seluruh pengendara yang belum menerimakan vaksin. Alhasil, sebentar saja petugas berhasil menjaring para pengendara, Belum menerimakan vaksin dengan berbagai alasan.
Petugas kemudian memberikan vaksinasi kepada pengendara yang berhasil terjaring ini, yang terlayani oleh petugas kesehatan polresta Sidoarjo. Dalam razia ini juga terdapat seorang pengendara asal Madura, yang berusaha melarikan diri saat akan tervaksinasi.
Warga ini mengaku takut vaksin karena mendengar kabar, vaksin menyebabkan seseorang mengalami kelumpuhan hingga meninggal dunia. Namun setelah petugas segera memberi penjelasan. Akhirnya warga tersebut mau untuk vaksinasi.
Untuk mengejar target 100 persen warga di Kabupaten Sidoarjo tervaksin semuanya, tim vaksin polresta Sidoarjo menyediakan 1000 dosis vaksin sinovac per hari. Vaksinasi nantinya secara keliling oleh 7 unit mobil vaksin keliling pedesaan ke sejumlah desa atau perbatasan kota di wilayah Sidoarjo.
Ada 100 dosis vaksin sinovac yang tersedia dan habis dalam waktu 2 jam saja. Rencananya kegiatan razia vaksin ini akan terlaksana secara rutin, untuk dapat menjaring kembali para warga yang belum vaksin. (mk)







