Sidoarjo – Menyambut HUT ke 76 KAI, pecinta kereta api yang tergabung dalam komunitas sahabat kereta dan KAI Daop 8 Surabaya. Gelar mini talkshow dan bedah buku sejarah kereta api di Sidoarjo. Acara yang tergelar di Stasiun Tulangan itu dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.
Mini talkshow dan bedah buku sejarah kereta api di Sidoarjo ini oleh komunitas sahabat kereta dan PT KAI Daop 8 Surabaya di Stasiun Tulangan. Acara ini dalam rangka menyambut HUT ke-76 KAI yang jatuh pada 28 September esok.
Hadir sebagai narasumber, seorang Kondektur Cantik Kereta Api Dwiyanti Asrining Puri. Yang berbagi kisah dan pengalaman menariknya sesaat dan sebelum menjadi Kondektur Kereta Api.
Tak heran, sejumlah pesertapun terkesima dan sangat menyukai sosok kondektur cewek tersebut. Yang ternilai sangat minoritas di dalam dunia perkereta apian. Namun mampu bekerja keras, sabar, suka menolong dan penuh tanggung jawab.
Menurut Manajer Humas Daop 8 Surabaya, Luqman Arif, selain untuk memeriahkan HUT ke 76 KAI. Acara ini juga sebagai upaya KAI dalam menyediakan layanan transportasi yang aman, efisien. Terus berkembang untuk memenuhi kebutuhan pelanggan.
Sementara itu Rachmad Ersan mengaku sengaja menulis buku sejarah kereta api di Sidoarjo. Karena bentuk keprihatinannya setelah melihat koleksi buku sejarah kereta api yang ternilai minim. Meski begitu, pihaknya sangat senang karena hasil karyanya bisa di bedah dan di bagikan kepada sesama pecinta kereta api dan masyarakat luas.
Acara mini talkshow dan bedah buku ini dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat, yakni mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak. Acara ini pula juga diikuti puluhan penggemar kereta api dari berbagai elemen komunitas dari Malang, Mojokerto, Sidoarjo dan Surabaya.(mk)







