
Sidoarjo –ย Memperingati hari stroke sedunia yang jatuh pada 29 Oktober, Rumah Sakit Islam Siti Hajar Sidoarjo Jawa Timur, memberikan edukasi kepada puluhan ibu-ibu tentang bahaya stroke dan pencegahannya. Hal ini terlaksana sebagai salah satu upaya pencegahan sejak dini. Mengingat angka kematian akibat stroke sudah mencapai 6 koma 7 juta orang.
Edukasi bahaya stroke ini terlaksana oleh Rumah Sakit Islam Siti Hajar Sidoarjo, di Pendopo Kelurahan Pucang Anom Kecamatan Sidoarjo Kota, dengan menghadirkan puluhan warga sekitar, terutama para ibu, yang tergabung dalam pendamping kelurahan setempat.
Berbagai tips mulai berolahraga hingga tidak mengkonsumsi makanan, minum yang tidak sehat. Edukasi ini agar para pendamping kelurahan mengetahui adanya bahaya stroke dan cara pencegahannya. Pihak RSI juga menggelar simulasi. Dalam peragaannya seorang warga yang hidupnya malas, namun suka mengkonsumsi makanan dan minuman yang dampaknya bisa membuat orang tersebut kena stroke.
Beberapa faktor timbulnya stroke di antaranya, riwayat keluarga, terlalu banyak merokok, penyakit darah tinggi dan obesitas atau kelebihan berat badan. Selain itu stroke juga dapat terjadi jika gerak terscepat melemah, rasa tebal separuh, pelo mendadak, mata kabur dan perot muka separuh.
Diketahui bahwa stroke diakibatkan oleh penyakit pembuluh darah di otak, menurunnya fungsi saraf hingga mengalami penyumbatan dan pendarahan. Menurut data, stroke global sekitar 17,7 juta orang di seluruh dunia meninggal akibat jantung dan pembulu darah. Sebanyak 7,4 juta akibat penyakit jantung koroner. Sedangkan 6,7 juta disebabkan oleh stroke. Untuk mencegah hal itu, pihak rumah sakit terus melakukan penyuluhan kepada masyarakat agar menerapkan pola hidup sehat. (mk)







