spot_img
Minggu, April 19, 2026
Beranda BERITA VIDEO Ratusan Anggota Polri se-Jawa Timur Gelar Simulasi Pengamanan Sispamkota Jelang Pemilu 2024

Ratusan Anggota Polri se-Jawa Timur Gelar Simulasi Pengamanan Sispamkota Jelang Pemilu 2024

518

SIDOARJO –  Momentum penting menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 semakin terasa. Dalam upaya untuk memastikan kelancaran proses demokrasi dan menjaga keamanan masyarakat, ratusan anggota Polri dari seluruh Jawa Timur bergabung dalam simulasi pengamanan Sispamkota. Kegiatan ini bertujuan untuk mengasah kesiapan dan keterampilan anggota Polri dalam menghadapi berbagai situasi yang mungkin terjadi saat Pemilu nanti.

Dalam simulasi yang dipimpin oleh Kepala Kepolisian Daerah Jawa Timur (Kapolda Jatim) Irjen Pol Toni Harmanto, dilakukan penekanan terhadap signifikansi pengawasan di daerah-daerah yang sebelumnya dikenal sebagai titik konflik. Kapolda Jatim menekankan bahwa meskipun saat ini jumlah daerah konflik telah berkurang, masih ada 246 titik rawan konflik yang membutuhkan pengawasan intensif.

“Saat ini ada 246 daerah konflik di Jawa Timur yang harus mendapatkan pengawasan. Meskipun saat ini mulai tereduksi, kita tidak boleh lengah. Pengamanan yang baik akan menjadi kunci kelancaran Pemilu 2024,” tegas Irjen Pol Toni Harmanto.

Simulasi ini tidak hanya mencakup penanganan kerusuhan massa, namun juga skenario terorisme dan ancaman bom. Dalam situasi yang penuh tantangan seperti ini, kesiapan aparat kepolisian menjadi sangat penting. Kapolda Jatim menegaskan bahwa persiapan pengamanan Pemilu 2024 telah menjadi prioritas utama dan segala upaya akan dilakukan untuk memastikan kelancaran proses demokrasi.

“Melalui simulasi yang digelar serentak di seluruh Polres, Polresta, dan Polrestabes di Jawa Timur ini, diharapkan kesiapsiagaan anggota Polri bisa selalu terwujud setiap saat dalam kondisi apapun,” kata Irjen Pol Toni Harmanto.

Aksi demonstrasi massa yang terjadi dalam simulasi ini menjadi contoh nyata bagaimana anggota Polri harus bersikap tegas namun tetap menjaga penuh pengendalian diri. Meskipun terjadi insiden eskalasi, petugas berhasil dengan cepat mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk mengendalikan situasi. Massa yang mulanya marah berhasil ditenangkan dan situasi kembali kondusif.

Dengan semangat yang optimis, anggota Polri terus berupaya untuk meningkatkan kemampuan dan profesionalisme dalam menjalankan tugas pengamanan. Pengalaman dari simulasi ini akan menjadi bekal berharga dalam menghadapi Pemilu 2024, di mana setiap tahapan proses demokrasi harus berjalan dengan aman, tertib, dan damai.