Connect with us

Jawa Timur

Pamekasan – Zona PPKM Level 2, Kasus Covid 19 di Pamekasan Mulai Menurun

Diterbitkan

pada

Pamekasan – Kabupaten Pamekasan Madura, Jawa Timur, merupakan zona PPKM level 2. Namun angka pasien positif Covid-19 yang sedang menjalani perawatan di ruang isolasi RSUD Slamet Martodirdjo Pamekasan sudah menurun.

Terbukti sampai hari ini pasien positif yang perawatan di ruang isolasi rumah sakit umum daerah tersisa 6 orang. Sehingga peta  Pamekasan sudah zona kuning Covid-19.

Angka penyebaran virus Covid- 19 di Kabupaten Pamekasan, Madura Jawa Timur turun dratis. Terbukti sampai hari ini pasien di RSUD Slamet Martodirdjo Pamekasan, sudah mulai menurun, bahkan tidak ada penerimaan pasien baru.

Pamekasan yang saat ini zona PPKM level 2, turunnya angka pasien positif Covid-19 penyebabnya dari kesadaran masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan dan gencarnya vaksinasi yang pemerintah daerah lakukan.

Ketua Tim Penanganan Covid-19 RSUD Slamet Martodirdjo Pamekasan, Syaiful Hidayat menyampaikan, ruang isolasi pasien Covid-19 sudah mulai sepi dari pasien. Awalnya menyediakan 5 ruangan sekarang hanya tersisa 2 ruangan. Bahkan pasien yang tersisa di rumah sakit ini hanya berjumlah 6 orang.

Berdasarkan data sebaran Covid-19 di Pamekasan hingga tanggal 07 september 2021, tercatat sebanyak 2473 orang positif Covid-19. Dengan rincian isolasi 96 orang, sembuh 2179 orang, serta yang meninggal sebanyak 198 orang. Sehingga peta sebaran Covid-19 Pamekasan sudah zona kuning.(ry)

Continue Reading
Advertisement

Jawa Timur

Bencana Angin Kencang Melanda Wilayah Jember, Pohon Tumbang Timpa Mobil

Diterbitkan

pada

Pohon tumbang menimpa sebuah mobil yang diparkir di Jalan Ahmad Yani, Kabupaten Jember, Rabu (27/10/2021). (ANTARA/Zumrotun Solichah)

Jember – Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember Heru Widagdo mengatakan bencana angin kencang yang menyebabkan sejumlah pohon tumbang terjadi di 10 lokasi yang tersebar di lima kecamatan di Kabupaten Jember, Jawa Timur, Rabu siang hingga sore hari.

“Sejumlah pohon tumbang di beberapa lokasi akibat angin kencang dan salah satunya di Jalan Ahmad Yani Jember yang menimpa sebuah mobil yang diparkir di tepi jalan,” katanya di Jember.

Berdasarkan data, lokasi pertama pohon tumbang akibat angin kencang terjadi di Jalan Brigjen Katamso, Kelurahan Sumbersari, Kecamatan Sumbersari yang menutup sebagian akses jalan raya setempat, kemudian lokasi kedua di Jalan Ahmad Yani terdapat sebuah pohon trembesi berdiameter 80 cm tumbang menimpa mobil hingga mengalami rusak sedang.

Lokasi ketiga di Jalan Sumatera yang berada di Kelurahan/Kecamatan Sumbersari, selanjutnya lokasi keempat di depan ruang terbuka hijau di Kelurahan Mangli, Kecamatan Kaliwates.

Pohon tumbang juga terjadi di depan SMA Negeri 5 Jember yang berada di Kelurahan Baratan, Kecamatan Patrang. Lokasi keenam di Jalan Mohammad Yamin di depan Perumahan Taman Anggrek yang berada di Kelurahan Tegalbesar, Kecamatan Kaliwates.

Angin kencang juga menyebabkan pohon tumbang di Kelurahan Antirogo, Kecamatan Sumbersari; Desa Pontang di Kecamatan Ambulu, Desa Garahan di Kecamatan Silo, dan lokasi terakhir di Kelurahan/Kecamatan Patrang.

“Petugas gabungan mengevakuasi pohon tumbang yang menimpa sebuah mobil di Jalan Ahmad Yani dan beberapa lokasi lainnya, sehingga akses jalan kembali normal,” katanya.

Heru mengatakan tidak ada korban jiwa dalam bencana angin kencang yang melanda beberapa kecamatan di Kabupaten Jember tersebut, namun pihaknya mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati.

Ia mengimbau masyarakat untuk mewaspadai angin kencang pada perubahan musim kemarau ke musim hujan, sehingga menghindari pepohonan yang cukup tinggi dan tempat-tempat yang mudah ambruk akibat angin kencang.

Sementara Kasat Samapta Polres Jember AKP Eko Basuki Teguh A mengatakan pihaknya membantu BPBD Jember untuk mengevakuasi pohon tumbang yang menimpa sebuah mobil dan mengatur lalu lintas.

“Kondisi jalan berangsur normal setelah upaya petugas membersihkan pohon yang tumbang sekitar 30 menit karena kami langsung menuju lokasi bencana setelah mendapat laporan dari warga,” katanya.(antara/*)

Continue Reading

MaduTV on Facebook

 

TV DIGITAL MADU TV

Radio MDSFM

Linked Media

madu-tv-live-streaming

Trending

%d blogger menyukai ini: