spot_img
Selasa, Mei 5, 2026
Beranda BERITA VIDEO Festival Babukung, Menggali Kekayaan Budaya Suku Dayak Tomun dan Pesona Wisata Alam...

Festival Babukung, Menggali Kekayaan Budaya Suku Dayak Tomun dan Pesona Wisata Alam Lamandau

760

Lamandau – Suasana penuh semangat dan kegembiraan memenuhi Kabupaten Lamandau saat Bupati Hendra Lesmana dengan penuh kebanggaan menyampaikan sambutannya pada Festival Babukung, salah satu event tahunan unggulan yang kembali terpilih sebagai salah satu dari 291 Kharisma Event Nusantara oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia. Festival Babukung tidak hanya sekadar perayaan budaya, tetapi juga menjadi wahana untuk menumbuhkan semangat dan motivasi bagi seluruh masyarakat.

Dalam upaya melestarikan dan mengembangkan nilai-nilai budaya yang hidup dan tumbuh di tengah-tengah masyarakat Suku Dayak Tomun, Festival Babukung menjadi sarana yang tepat agar warisan budaya positif dari leluhur tetap terjaga dan tidak tersapu oleh pengaruh negatif dari budaya luar. Hal ini merupakan bentuk tanggung jawab kita sebagai pemegang tongkat estafet untuk meneruskan amanah generasi terdahulu kepada generasi masa kini dan mendatang.

“Sikap demikian bukan berarti menutup diri pada pergaulan global yang dinamis, melainkan sebagai upaya untuk tetap konsisten dengan jati diri dan identitas budaya kita,” ungkap Bupati Hendra Lesmana dengan tegas. Festival Babukung diharapkan dapat menjadi ruang dialog antara generasi muda dan generasi tua, untuk saling belajar dan memahami nilai-nilai luhur yang telah diwariskan, sekaligus mengambil hikmah bagi perkembangan budaya di masa depan.

Tidak hanya keberagaman budaya yang menjadi daya tarik Kabupaten Lamandau, tetapi juga kekayaan alam yang luar biasa. Kepala BKSDA Kalteng, Bapak Sadtata Noor Adirahmanta menyampaikan bahwa upaya untuk menjadikan sebagian kawasan hutan sebagai Taman Hutan Rakyat merupakan langkah tepat untuk melestarikan flora dan fauna yang beragam. “Potensi alam ini akan menjadi magnet bagi wisatawan, sehingga Lamandau dapat menjadi destinasi yang berdaya saing di industri pariwisata,” tambahnya.

Tidak hanya dihadiri oleh tokoh-tokoh pemerintahan, Festival Babukung juga turut dihadiri oleh Staf Ahli Kemenparekraf bidang Manajemen Krisis, Fadjar Hutomo, serta perwakilan dari masyarakat dan undangan lainnya. Semangat kebersamaan dan kerjasama untuk memajukan Lamandau menjadi semakin kuat dan melekat di setiap elemen masyarakat.

Bupati Hendra Lesmana juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada panitia pelaksana dan seluruh pihak yang terlibat dalam Festival Babukung. Keberhasilan acara ini menunjukkan kolaborasi yang solid untuk mempromosikan kekayaan budaya dan alam Kabupaten Lamandau kepada dunia.

Di akhir sambutannya, Bupati Hendra Lesmana mengajak seluruh warga Kabupaten Lamandau untuk menjadikan Festival Babukung sebagai momentum untuk semakin mencintai dan melestarikan budaya serta alam yang menjadi aset berharga bagi generasi sekarang dan masa depan. Dengan semangat dan kebersamaan, Lamandau akan terus bersinar sebagai destinasi wisata unggulan di Indonesia. Selamat merayakan Festival Babukung!