Dinas Lingkungan Hidup Apresiasi Kepedulian NU Pada Lingkungan

41

Sumenep – Pada rangkaian peringatan Hari Santri Nasional tahun 2023, PCNU Sumenep telah menunjukkan komitmennya dalam menjaga lingkungan dengan aksi nyata yang menginspirasi. Kegiatan yang bertajuk “Warga NU Menanam” menghadirkan semangat kebersamaan warga NU dalam menjaga alam, khususnya dengan menanam mangrove di Pantai Matahari, Desa Lobuk, Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.

 

Kegiatan ini mendapat apresiasi tinggi dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sumenep, yang dihadiri langsung oleh Kepala DLH, Arif Susanto. Tak hanya memberikan dukungan moral, Arif Susanto turut serta dalam penanaman pohon mangrove bersama para kiai dan warga NU lainnya.

 

Arif Susanto, Kepala DLH Sumenep, mengakui semangat luar biasa yang dimiliki oleh warga NU dalam menjaga lingkungan. Ia optimis bahwa jika seluruh warga NU di Kabupaten Sumenep bersatu untuk menanam pohon, Sumenep akan menjadi hijau dan terbebas dari dampak pemanasan global.

 

Dalam upaya mendukung aksi lingkungan yang diusung oleh NU Sumenep, DLH Sumenep berkomitmen untuk memenuhi kebutuhan bibit mangrove dan bibit pohon lainnya di seluruh desa. Hal ini dikarenakan mangrove memiliki peran penting dalam menyerap karbon, yang dapat membantu menekan efek pemanasan global.

 

“Saya sangat mendukung kegiatan lingkungan ini, dan semangat warga NU dalam menjaga lingkungan sangat luar biasa. Saya yakin, jika kita semua kompak menanam pohon, Sumenep akan menjadi lebih hijau dan terbebas dari pemanasan global,” kata Arif Susanto.

 

Dalam kaitannya dengan semangat Bupati Sumenep, H. Achmad Fauzi Wongsojudo, DLH Sumenep menyatakan kesesuaiannya dengan visi pemimpin daerah tersebut. Mereka akan berupaya keras untuk memenuhi kebutuhan bibit mangrove dan bibit pohon lainnya, sehingga penyerapan karbon di seluruh desa dapat terwujud.

 

Dalam sambutannya, Arif Susanto juga menegaskan bahwa kegiatan yang dilakukan oleh NU Sumenep sejalan dengan semangat Bupati Sumenep, yang memiliki perhatian besar terhadap isu lingkungan.

 

Kegiatan ini menjadi salah satu upaya konkret PCNU Sumenep dalam mendukung gerakan lingkungan. Ratusan warga NU, termasuk pengurus PCNU, MWC NU, serta banom-banom NU, telah berpartisipasi aktif dengan menanam mangrove di pesisir pantai Pantai Matahari, Desa Lobuk. Pohon mangrove yang ditanam diharapkan dapat menjadi penangkis ombak dan pelindung dari abrasi pantai.

 

Dengan semangat dan aksi nyata ini, PCNU Sumenep tidak hanya merayakan Hari Santri Nasional, tetapi juga menyampaikan pesan penting tentang kepedulian terhadap lingkungan dan keberlanjutan. Semoga aksi positif ini menjadi inspirasi bagi masyarakat Sumenep, bahkan seluruh Indonesia, untuk turut serta dalam menjaga alam dan mengatasi dampak perubahan iklim.