
MADUTV, KEDIRI – Dampak Perbaikan Pompa Produksi PDAM Kota Kediri dilingkungan Wilis Jalan Dokter Saharjo Kelurahan Campurejo, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri meluas ke Lingkungan Kelurahan Lirboyo Kecamatan Mojoroto Kota Kediri.
Warga rela tidak Mandi karena pasokan air dari aliran PDAM tidak mengucur.
“Ya tidak mandi mas, air Droping datangnya sudah malam,”ungkap Dicky warga Lingkungan Karangsono,Kelurahan Lirboyo Kecamatan Mojoroto Kota Kediri, Selasa (9/6/2026) malam.
Dicky menuturkan, biasanya warga malam hari menandon air dari saluran PDAM langganannya karena alirannya kencang namun saat ini mengandalkan Droping Air dari Pemerintah Kota Kediri.
“Bantuan air bersih dari dinas PU karena PDAM mati sehari Full
Dan yang terdampak pada Warga RT. 02 RW.08 Ling Karangsono Kel. Lirboyo Kec. Mojoroto Kota. Kediri,Maaf mau Mandi, Buang air kecil dan BAB kesulitan”tandasnya ke jurnalis
Pihaknya juga mengaku jika daerahnya jarang yang mengunakan air bawah tanah alias sumur bor.
” kami kalau ngebor air tidak bisa karena bawah sudah Padas dan tidak bisa keluar air,”keluhnya
Dirinya juga menerangkan sejauh ini semenjak ada Pembangunan SR banyak pekerja dari luar daerah juga pada bertempat di asrama SR dan rumah warga seringkali kalau pagi dan sore hari air kadang sampai mati tidak keluar sama sekali, mungkin terlalu banyak yang menggunakannya. Saya kapan hari juga melihat ada Pipa PDAM yang juga masuk ke area SR.
” saya tanya jawabnya untuk kedepannya bukan untuk saat ini. Tapi entah benar atau tidak kita warga hanya sebatas berharap ada solusi yang terbaik,”ceritanya. (Ef)




