spot_img
Trending
Selasa, Juni 9, 2026
Beranda PEMERINTAHAN Antisipasi Area dan Bayar Parkir Yang “Seragam” di Dhoho Night Carnival

Antisipasi Area dan Bayar Parkir Yang “Seragam” di Dhoho Night Carnival

77

KEDIRI, MADUTV – Pemerintah Kota Kediri (Pemkot) bersiap menggelar Dhoho Night Carnival, pada Sabtu 15 November 2025 malam. Warga diajak bersama sama untuk mengantisipasi ketertiban dalam pengaturan area dan keseragaman bayar parkir selama gelaran berlangsung.

Kegiatan yang akan mengambil star Alun Alun Kota Kediri dan Finish di Balaikota Kediri merupakan serangkaian rentetan dalam Peringatan Hari Jadi Kota Kediri yang ke-1146.

Bertajuk ‘Glow Green’ (konsep Daur ulang), Dhoho Night Carnival diharapkan menjadi salah satu daya tarik yang bisa kedepannya Kota Kediri menjadi Sentra Ajang Internasional dalam memperkenalkan Kota Kediri yang menjadi Jujugkan Wisata.

Walikota Kediri, Vinanda Prameswati, menyampaikan tema Glow Green dipilih untuk menyampaikan pesan pelestarian lingkungan di sekitar masyarakat. Tepatnya, bagi peserta atau kontingen yang mengikuti perhelatan tersebut diminta untuk menerapkan konsep ramah lingkungan dan pengelolaan sampah yang baik, misal memakai berbagai jenis bahan daur ulang di antaranya plastik, limbah, kayu, kaca, atau ban bekas.

“Dari informasi yang saya terima, ada kurang lebih 40 peserta. Mereka tak hanya datang dari instansi pemerintah, tapi juga perusahaan seperti Gudang Garam, komunitas olahraga Wushu dan luar daerah yang sudah melalui tahap kurasi, misal dari Kota Batu, Kabupaten Kediri, dan Kabupaten Nganjuk,” kata Wali Kota Kediri. Dalam Press Conference, Selasa (11/11/2025) Diruang Joyoboyo Balaikota Kediri

Penggunaan nama Dhoho Night Carnival dari event sebelumnya Kediri Nite Carnival, yang merupakan komitmen Pemerintah Kota Kediri terhadap kreativitas, pelestarian lingkungan, dan sarana untuk membranding Kota Kediri sebagai Kota Wisata.

“Sebagai awal kita pilih Jalan Dhoho menjadi nama acara Dhoho Night Carnival. Hal ini mengingat Jalan Dhoho adalah landmark dan pusat perdagangan ternama di Kota Kediri, layaknya Malioboro di Yogyakarta,” jelas Vinanda.

Mbak Wali, sapaan akrabnya, berharap ajang Dhoho Night Carnival mampu menjadi cikal bakal lahirnya event berskala internasional di Kota Kediri. Seperti di daerah lain, ada Jember Fashion Carnaval (JFC) yang memiliki nama besar mendunia dan dikunjungi banyak wisatawan dari berbagai negara.

“Kali ini, kita pilih Jalan Dhoho dalam event ini dan itu sesuai Visi Kota Kediri sebagai Kediri City Tourism (D’Cito),” tuturnya.

Kedepan, kita akan ke daerah atau situs bersejarah lain seperti; Sumber Alami, yang banyak di Kota Kediri juga meyimpan cerita sejarah,” Intinya bisa mewakili branding Kota Kediri, dan pada DNC tahun ini kita juga mengajak kolaborasi rekan dari JFC sehingga bisa belajar bagaimana membuat acara spektakuler,” imbuh Mbak Wali

Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disbudparpora) Kota Kediri, Bambang Priyambodo, mengungkapkan, pada dasarnya kita warga Kota Kediri mari sama sama untuk saling Gotong Royong untuk mensukseskan gelaran ini dan diharapkan masyarakat yang membuka area parkir khususnya di lorong lorong atau gang yang ada disepanjang rute untuk sama sama menjaga ketertiban baik pengaturannya maupun keamanan yang lainnya.

“Kota Kediri ini yang dimiliki Jalur sepanjang Jalan Dhoho memiliki jalan yang tidak terlalu besar namun dengan ciri khas gang gang yang ada diharapkan masyarakat dapat memanfaatkan semaksimal mungkin terkait kantong parkirnya sehingga semuanya sama sama dapat merasakan kemeriahan dan manfaat gelaran ini.Terpenting saling Gotong Royong untuk bisa menyukseskan kegiatan ini,”ungkap Haji Bambang Priyambodo mendampingi Walikota Kediri.

Para Peserta kedepannya dapat menyesuaikan kondisi, terutama saat musim hujan. Untuk itu, kami sudah memikirkan dan mempersiapkan, semoga pada hari H nanti cuaca mendukung kegiatan ini

Pada kesempatan ini, Pemkot Kediri juga mewadahi kreativitas masyarakat melalui Lomba TikTok Video Competition Berhadiah total Rp 9,5 juta. Bertujuan perlombaan ini bisa sekaligus menjadi sarana publikasi dan citra positif Kota Kediri melalui media sosial. (Ef)