Aliansi Kediri Bersatu “Gruduk” Kantor BPN Kab.Kediri Desak Serahkan Data Pokmas Penerima Program PTSL

90

KEDIRI, MADUTV – Sejumlah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan Perkumpulan Masyarakat yang tergabung Dalam Aliansi Kediri Bersatu mendatangi Kantor ATR/BPN Kabupaten Kediri, di Jl. Veteran No. 11 Mojoroto Kota Kediri untuk menyalurkan pendapat dimuka umum, Rabu (19/6/2024) siang.

Dalam aksinya Aliansi Kediri Bersatu dengan tegas meminta dan “mendesak” data semua Pokmas ( Kelompok Masyarakat ) yang ada di semua Desa di wilayah Kabupaten Kediri yang mendapat “jatah” alias giliran dari program PTSL.

Massa aksi mengancam akan memproses hukum alias melaporkan ke polisi para Pokmas yang nekat memungut biaya pengurusan sertifikat yang melebihi ketentuan pemerintah.

Ketua Sahabat Boro Jarakan- Saroja Kediri yang akrab disapa Rochim mengatakan, pelaksanaan PTSL di wilayah Kabupaten Kediri menjadi ajang pungutan liar. Sebab sesuai hasil investigasi Lembaganya Saroja banyak Pokmas yang memungut biaya antara Rp 600.000 hingga Rp 1.000.000 untuk satu bidang.

Padahal, berdasarkan SKB 3 Menteri Nomor 34 Tahun 2017 Tentang Pembiayaan Persiapan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap, besaran biayanya hanya Rp. 150.000.

“Contohnya di desa di wilayah Kecamatan Mojo dan beberapa desa di wilayah Gurah , pungutannya bahkan ada yang di balik layar agar segera jadi dan dilakukan oleh oknum.” tandasnya.

Sementara itu, Kasubag TU ATR/BPN Kabupaten Kediri, Suharno yang bersedia menemui para pengunjuk rasa dan menerima aspirasi mereka.

Suharno menegaskan, bahwa dugaan pungutan liar yang dilakukan Pokmas bukan wilayah BPN.Dirinya menuturkan, bahwa BPN sudah melakukan sosialisasi terkait regulasi program PTSL di antaranya SKB tiga menteri, SE Gubernur dan Perbup.

“Pokmas itu bukan kewenangan BPN,” tegasnya.

Usai dilakukan aksi, para koordinator aksi dan pihak Perwakilan BPN melakukan dialog Poadcast Khusus dilokasi aksi hingga selesai yang selanjutnya massa bersama sama meninggalkan lokasi dengan mendapatkan pengawalan dari Pihak Kepolisian.(ef)