2 Rumah Padat Penduduk di Tanjung Pagar Hangus Terbakar

62

BANJARMASIN – Sebuah kebakaran yang terjadi pada Minggu (12/11/2023) dini hari sekitar pukul 03.30 WITA menggegerkan warga Jalan Kelayan Besar RT 06, Kelurahan Tanjung Pagar, Kecamatan Banjarmasin Selatan. Kebakaran tersebut menghanguskan dua rumah padat penduduk di tepi Sungai.

Dua rumah yang terbakar tersebut adalah milik Sarkani Hartomi alias Tomi (43) dan Wahid (34), yang keduanya terbuat dari kayu. Kobaran api yang semakin membesar membuat warga sekitar panik, dan mereka segera melaporkan kejadian ini kepada petugas pemadam kebakaran (Damkar) Kota Banjarmasin.

Petugas Damkar yang menerima laporan segera merespons dengan mengirim beberapa unit mobil Damkar dan sejumlah personel untuk memadamkan kobaran api yang menghancurkan dua rumah padat penduduk tersebut. Sekitar 30 menit kemudian, api dapat dikendalikan, namun hanya menyisakan puing di dua bangunan tersebut.

Saat ditemui, pemilik rumah bernama Tomi mengungkapkan bahwa pada saat kebakaran terjadi, dirinya sedang tidur di kamar bagian tengah. Dia terbangun oleh bunyi kretek dan hawa panas, dan ternyata api telah berkobar di depan rumahnya. Tomi segera menyelamatkan diri melalui pintu samping tanpa sempat membawa surat-surat penting atau harta benda lainnya.

Api juga cepat menyebar ke rumah sebelah yang dihuni oleh Wahid. Wahid hanya berhasil menyelamatkan dua anak dan istrinya, serta satu sepeda motor. Tomi menjelaskan bahwa saat kebakaran terjadi, dia sedang sendirian, karena anaknya yang bernama Nazwa Humaira (12) sedang sakit dan dirawat di rumah sakit, dijaga oleh istrinya, Norhayati (42), selama beberapa hari.

Untuk sementara waktu, Tomi terpaksa mengungsi ke tempat mertuanya yang berada berseberangan dengan rumahnya yang terbakar. Kini, Tomi hanya bisa pasrah, karena rumah yang telah dia beli 10 tahun lalu dari kakak iparnya sekarang rata dengan abu.

Sementara itu, Wahid, seorang buruh, mengaku lupa menyelamatkan berkas-berkas surat penting. Dia hanya berhasil menyelamatkan dua anaknya yang masih kecil, yaitu Riehan (usia 3 tahun) dan istrinya bernama Yuli yang membawa Syifa (usia 9 tahun). Selain itu, dia juga sempat menyelamatkan kendaraan motor.

Penyebab kebakaran tersebut masih dalam penyelidikan pihak kepolisian, dan kerugian akibat kebakaran diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.