PROBOLINGGO – Beginilah suasana saat ribuan warga memadati sepanjang Jalan Pantura dan Alun-alun Kota Kraksaan, Kabupaten Probolinggo.
Mereka hadir untuk melihat kirab tumpeng raksasa yang berisi hasil bumi dan jajanan tradisional yang di arak mengelilingi Kota Kraksaan. Belasan tumpeng raksasa ini di kirab oleh Wakil Bupati Probolinggo Timbul Prihanjoko, Camat Kraksaan Ponirin, Sekda Kabupaten Probolinggo, dan sejumlah pejabat lainya.
Kirab tumpeng ini digelar untuk memperingati Hari Jadi Kota Kraksaan ke-13. Setiap desa di Kecamatan Kraksaan menyuguhkan tumpeng hasil bumi dari pertanian, serta jajanan tradisonal, seperti sayuran, cabe merah, timun, tomat, kacang panjang, kubis, kentang, dan lain sebagainya.
Sementara, untuk jajanan tradisional berupa kue basah, seperti onde-onde, gipang, serta kue kering yang dibungkus rapi membentuk tumpeng raksasa yang di kirab mengelilingi Kota Kraksaan.
Iring-iringan kirab tumpeng ini, juga diiringi dengan Tarian Tradisional Glipang dan sejumlah kereta kencana dengan hiasan lampu warna-warni yang membawa Wakil Bupati, TPKK, dan sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Probolinggo.
Ribuan warga memadati sepanjang jalan Kota Kraksaan untuk melihat langsung gelaran kirab tumpeng yang juga sekaligus dalam rangka memperingati hari jadi kota kraksaan ke 13.
Wakil Bupati Probolinggo timbul prihanjokomengatakan, gelaran Hari Jadi Kota Kraksaan ke-13 ini dilakukan untuk mendapatkan berkah dan bersyukur dengan hasil pertanian, serta jajanan tradisional karena warga Kraksaan telah di berikan kemakmuran serta aman dan sentosa.
Usai tumpeng raksasa diarak keliling Kota Kraksaan, ribuan warga yang menyaksikan langsung berebut tumpeng hasil bumi dan jajanan tradisional itu.







